Bayang-bayang pilunya patah hati mungkin menghantui Luna dan siapa pun yang mengalaminya. Apalagi Luna dan Syahrini dikabarkan menjalin hubungan pertemanan. Lalu, bagaimana cara tepat untuk mengatasi dan berdamai dengan sakitnya patah hati?
Sebelumnya, seseorang perlu mengenali proses patah hati untuk kemudian beranjak ke tahap pemulihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahap penolak, seseorang akan melakukan pengelakan dan berpura-pura tidak terjadi apapun. "I'm fine, I'm okay. I'm good. Seolah enggak terjadi apapun," kata Ayoe.
Tahap berikutnya adalah kemarahan. Seseorang akan mulai marah dan menyalahkan orang lain serta lingkungan. Anggapannya, apa yang terjadi pada dirinya disebabkan oleh orang-orang tertentu.
Kemudian pada tahap tawar-menawar, mulai muncul dialog dalam diri. Orang berandai-andai jika dia tidak melakukan sesuatu hal, tentu ini tidak akan terjadi.
"Setelah tahap bargaining, lalu sebagian orang akan depresi. [Seseorang] mengalami kesedihan begitu mendalam seolah-olah dunia akan berakhir, segalanya tidak ada artinya, semua berantakan, hidupku hancur," lanjut Ayoe.
Lihat juga:Cara Tepat Bebas Gangguan 'Chat' dari Mantan |
Peliknya sakit hati ditikung teman
Tak sedikit orang yang memiliki pengalaman soal 'tikung-menikung' oleh teman sendiri. Kondisi itu biasanya terjadi saat mantan kekasih masih berada di lingkaran pertemanan dan membuat proses move on cukup pelik. Menurut Ayoe, kasus seperti ini akan sulit menuju sampai tahap penerimaan.
"Kenapa? Karena biasanya kalau dengan teman atau orang yang kita kenal, kita ada ikatan atau relasi emosi. Dan yang terjadi adalah semakin kita dilukai oleh orang yang punya kelekatan emosi dengan kita lebih dalam, misal teman atau sahabat, rasanya akan lebih menyakitkan," jelas Ayoe. Di sana perasaan dikhianati dan dibohongi bercampur aduk.
Jika sudah begini, ada dua hal yang bisa dilakukan, baik itu dari sisi lingkungan sekitar dan dari diri sendiri.
Seseorang yang mengalami kasus seperti ini bakal memerlukan dukungan sosial yang penuh dari lingkungan sekitar. Hal ini membantu seseorang dalam mengambil pemaknaan positif terhadap kedukaan atau hal buruk.
"Kalau itu (patah hati) terjadi, maka bertemu dan berkumpul dengan keluarga. Temui juga teman yang suportif di luar lingkaran pertemanan yang memang dianggap mengkhianati," ucap Ayoe.
Lihat juga:7 Tanda Pasangan akan 'Menghilang' |
"Saya akui tidak mudah dan di situ lagi-lagi peran dukungan sosial sangat bermakna untuk membantu menggeser sudut pandang tersebut," jelas Ayoe.
Kunci dari mengatasi patah hati adalah penerimaan. Caranya barangkali bisa dilakukan dengan menghindari segala hal yang mengandung kenangan romantis bersama mantan kekasih.
Tak ada yang bisa memprediksi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses menangani patah hati itu. Hal itu bergantung pada berbagai faktor, mulai dari luka yang ditimbulkan, seberapa besar dukungan sosial yang didapat, dan seberapa besar kemampuan seseorang menggeser sudut pandang terhadap permasalahan yang dihadapi.
Ayoe yakin, secara perlahan seseorang akan berhasil lepas dari kemelut patah hati. Biasanya hal itu ditandai dengan tidak adanya perasaan aneh atau tidak nyaman saat harus bersentuhan dengan hal-hal yang berkaitan dengan mantan kekasih. (els/asr)