Tak hanya tersembunyi, kamera-kamera itu juga menyiarkan secara langsung kegiatan berlangsung di dalam ruangan. Adegan privat tamu bisa disaksikan oleh para pelanggan yang telah membayar untuk mengakses video tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian menuturkan kamera-kamera tersebut diletakkan di bagian kamar yang nyaris tidak mungkin diperhatikan, seperti tempat gantungan pengering rambut, kotak televisi, hingga gantungan di tembok.
Diperkirakan kamera-kamera tersebut dipasang antara bulan November tahun lalu hingga awal bulan tahun ini.
Dari kamera-kamera tersebut, setidaknya sudah ada lebih dari 800 video intim yang masuk ke dalam sebuah situs dengan ribuan pelanggan. Hal ini jelas melanggar privasi seseorang.
Kejadian seperti ini tak hanya terjadi di Korea Selatan, tahun lalu sepasang warga negara Inggris menemukan kamera tersembunyi saat mereka menyewa losmen untuk bermalam di Kanada.
Untuk menghindari kejadian buruk dari oknum yang ingin merekam diam-diam, ada beberapa langkah yang harus diterapkan salah satunya adalah mengamati objek-objek mencurigakan yang mengarah langsung ke tempat tidur atau kamar mandi.
Seorang pakar teknologi, Jess Kelly, menuturkan setiap properti wajib memberikan tanda jika di kawasan tersebut terletak CCTV.
Namun tidak ada salahnya jika mengecek ulang tempat-tempat yang sering luput diperhatikan seperti rak buku, rel gorden, dan lainnya. Karena kasus seperti ini yang semakin marak, ia mengingatkan untuk lebih berhati-hati sebelum menginap.
[Gambas:Video CNN]
(agr/ard)