"Diagnosa dokter menyatakan dia mengalami infeksi dada, dan sedang menjalani pengobatan. Dia akan dirawat sekitar dua sampai tiga hari," ujar sekretaris pribadi Dalai Lama, Tenzin Taklha, mengutip Reuters.
Infeksi dada merupakan gangguan yang berdampak pada bagian bawah saluran pernapasan termasuk di antaranya tenggorokan, bronkus, dan paru-paru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip Healthline, seseorang dapat terkena infeksi dada dengan menghirup tetesan pernapasan yang dibawa oleh seseorang saat batuk atau bersin. Diketahui, tetesan pernapasan membawa infeksi.
Selain itu, bersentuhan dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus atau bakteri juga dapat membuat Anda mudah terserang infeksi dada.
Beberapa orang tercatat berisiko tinggi mengalami infeksi dada. Mereka di antaranya para orang lanjut usia, wanita hamil, bayi, perokok, penderita kesehatan kronis seperti asma dan diabetes, serta mereka dengan kekebalan tubuh yang lemah.
Sebagai bentuk penanganan, Anda perlu mengetahui beberapa gejala infeksi dada. Di antaranya batuk berdahak, sesak napas, rasa tidak nyaman di dada, demam, sakit kepala, nyeri otot, dan merasa lelah.
Dalam beberapa kasus, infeksi dada akan hilang dengan sendirinya. Namun, Anda dianjurkan untuk mengunjungi medis jika gejala infeksi disertai lendir berdarah, terjadi pada lansia dan anak berusia di bawah 5 tahun, serta batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)