Perayaan Seba akan dihadiri ribuan warga Badui Luar (Badui Penamping) dengan pakaian hitam-hitam dan ikat kepala biru dan Badui Dalam (urang jero) yang tersebar di Kampung Cibio, Cikawartana dan Cikeusik.
Masyarakat Badui Dalam dengan ciri khas berpakaian putih-putih dan ikat kepala putih untuk merayakan Seba berjalan kaki hingga ratusan kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami yakin perayaan Seba tahun ini cukup meriah, karena panen hasil pertanian cukup bagus."
Seba Baduy merupakan upacara tradisi sakral warga Baduy yang tinggal di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak yang telah dilaksanakan secara turun temurun sejak zaman Kesultanan Banten.
Selama ini, masyarakat Badui tinggal di kawasan hutan Gunung Kendeng dan perlu pengamanan dan penjagaan agar kelestarian hutan tersebut tidak menimbulkan malapetaka bencana alam.
Kegiatan Seba Baduy dilakukan setelah warga Badui menjalani ritual kawalu selama tiga bulan. Ritual kawalu berlangsung selama tiga bulan dan pada kurun waktu tersebut kawasan Badui tertutup bagi wisatawan.
Perayaan Seba Badui tahun ini diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisata domestik dan wisatawan asing.
[Gambas:Video CNN] (agr)