Ustad Yusuf Mansur menjelaskan, makan dan minum dengan sengaja otomatis membatalkan puasa yang sudah dilakukan.
"Makan minum dengan sengaja sejak sehabis azan Subuh dan sebelum azan Magrib," kata Yusuf kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dampak Buruk Overeating saat Berbuka Puasa |
Keluarnya air mani karena bersentuhan kulit, bukan karena mimpi basah, juga disebut dapat membatalkan ibadah puasa. Melakukan hubungan seksual saat berpuasa juga membatalkan puasa. Aktivitas seks yang dilakukan menjadi tanda bahwa seseorang tak bisa menahan hawa nafsu, termasuk syahwat.
Begitu pun dengan perempuan yang mengalami haid atau nifas saat tengah berpuasa. Puasa juga batal saat seseorang mengalami gila atau murtad dari agama Islam.
Selain hal-hal yang membatalkan ibadah puasa, ada pula hal lain yang harus dihindari karena dapat mengurangi nilai ibadah puasa. Hal yang mengurangi ibadah puasa ini termasuk dosa kecil yang dilakukan saat sedang berpuasa. Mulai dari bergosip, berbohong, hingga marah.
Tak hanya itu, melihat aurat orang lain serta melakukan maksiat juga dapat mengurangi nilai ibadah puasa.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)