Kereta Gantung Bakal Beroperasi di Gunung Kilimanjaro

REUTERS, CNN Indonesia | Jumat, 10/05/2019 16:32 WIB
Kereta Gantung Bakal Beroperasi di Gunung Kilimanjaro Pemandangan Gunung Kilimanjaro. (Istockphoto/WLDavies)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tanzania ingin meningkatkan jumlah kedatangan turis dengan rencana mengoperasikan kereta gantung di Gunung Kilimanjaro, gunung tertinggi di Afrika. Proyek ini sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan asal China dan Barat.

Sekitar 50 ribu turis mendaki Kilimanjaro setiap tahunnya. Satu kereta gantung yang menjadi akses ke gunung bagi mereka yang tidak dapat mendakinya dapat meningkatkan jumlah wisatawan hingga 50 persen, kata Constantine Kanyasu, Wakil Menteri Pariwisata.


Negara ini sedang melakukan studi kelayakan rute yang memungkinkan untuk dioperasikan, kata Kanyasu, seperti yang dikutip dari Reuters pada (10/5).


"Kami masih melakukan studi kelayakan untuk melihat apakah proyek ini berhasil," katanya.

"Ada dua perusahaan, satu dari China dan lainnya dari negara Barat yang menunjukkan minat."

"Ini bukan proyek yang pertama di dunia, karena sebelumnya kereta gantung telah ada di Swedia, Italia, Himalaya," katanya.


Kanyasu mengatakan pemerintah sedang melihat rencana bisnis, calon investor dan keuntungan yang akan dihasilkan dari proyek kereta gantung tersebut.

Panjang rute yang akan dilintasi oleh kereta gantung belum ditentukan, karena masih mempertimbangkan biaya dan masalah teknik. Penilaian dampak lingkungan juga akan dilakukan, kata Kanyasu.

Porter dan kelompok pemandu yang membawa turis ke gunung menentang proyek ini, karena mereka khawatir kereta gantung akan menurunkan jumlah pendaki.

Loishiye Mollel, kepala Organisasi Porter Tanzania Porters, mengatakan biasanya pendaki membutuhkan waktu seminggu untuk bisa mencapai puncak gunung.

"Satu kelompok pendaki dari Amerika Serikat beranggotakan maksimal 15 orang. Hampir setengahnya adalah porter, juru masak, dan pemandu. Semua profesi itu akan terimbas keberadaan kereta gantung," katanya.

"Kami berpendapat bahwa gunung harus dibiarkan apa adanya."

Ada sekitar 20 ribu porter yang bekerja antara Gunung Kilimanjaro dan Meru, gunung lain yang berada di sebelahnya, katanya.

Pendapatan Tanzania dari sektor pariwisata melonjak sebanyak 7,13 persen pada tahun lalu, dibantu oleh peningkatan kedatangan dari turis mancanegara.

Pendapatan pariwisata meningkat US$2,43 miliar pada tahun ini, naik dari US$2,19 miliar pada 2017.

Pariwisata adalah sumber pendapatan utama di Tanzania, yang dikenal dengan keindahan pantainya, safari margasatwa, dan Gunung Kilimanjaro yang memiliki tiga kawah gunung berapi dengan tinggi sekitar 5.000 mdpl.


[Gambas:Video CNN]

(ard)