JAZIRAH ISLAM

Machu Picchu, Peninggalan Inca yang Memahat Peru

TRANS 7, CNN Indonesia | Selasa, 14/05/2019 04:37 WIB
Machu Picchu, Peninggalan Inca yang Memahat Peru Pemandangan kota Cusco di Peru. (Istockphoto/SL_Photography)
Jakarta, CNN Indonesia -- Cusco menjadi kota yang wajib didatangi saat mengunjungi Peru. Kota yang dihuni 300 ribu jiwa ini berada di dekat Lembah Urubamba, Pegunungan Andes.

Letaknya mencapai ketinggian 3.500 meter di atas permukaan laut. Tak heran suhu di sini bisa mencapai satu derajat Celcius saat musim dingin.


Cusco dulunya merupakan ibu kota Kerajaan Inca yang menguasai sebagian besar wilayah Amerika Selatan. Meskipun masa kejayaannya berakhir pada tahun 1533 silam, tapi Kerajaan Inca meninggalkan budaya yang membentuk Peru.


Machu Picchu merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Inca. Sejak tahun 1983 objek wisata ini telah masuk daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Suhu di Machu Picchu tidak sedingin di Cusco, karena letaknya yang berada di Lembah Urubamba, dengan ketinggian hanya 2.350 meter di atas permukaan laut.


Meskipun daerah ini cukup terpencil tapi berdasarkan sejarah yang ada Machu Picchu merupakan ibu kota pemerintahan pada masa Kerajaan Inca.
Jika dilihat sekilas memang seperti tidak mungkin membangun sebuah kerajaan di tengah lembah seperti ini.

Memasuki gerbang Yaktapungku, turis bisa melihat lebih jelas konstruksi bangunan karya Kerajaan Inca pada masanya. Semuanya dibangun dari batu tanpa tambahan semen atau apapun.

Saat Spanyol datang menjajah pada 500 tahun yang lalu, seluruh bangunan di sini ditinggalkan Kerajaan Inca.

Machu Picchu, Peninggalan Inca yang Kaya SejarahMachu Picchu. (Wikimedia Commons/Svartaregndroppar)

Kerajaan Inca memang tersebar dimana mana, hampir di seluruh Amerika Selatan. Meskipun dijajah bangsa Spanyol dan kalah, kerajaan kuno ini tetap membawa pengaruh besar, terutama dalam hal kepercayaan penduduk sekarang.

Sebelum datangnya agama Kristen dan Katolik, seluruh masyarakat Cusco percaya pada dewa-dewa yang menjaga alam semesta. Walau bukan mayoritas, namun tetap ada komunitas Islam di Cusco. Ibrahim merupakan salah satu muslim dari total 14 muslim di sini.

Ibrahim memeluk Islam enam tahun yang lalu. Sebelumnya ia akrab dengan ritual keagamaan Kerajaan Inca.

Pasar San Pedro menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat di sini. Ibrahim mengatakan kalau di pasar ini ada sejumlah barang-barang yang biasa digunakan dalam ritual berdoa Kerajaan Inca.


Saksikan episode lengkap 'Jazirah Islam' hanya di Trans 7 setiap Senin-Jumat pukul 14.00 WIB.
(ard)