Gula membuat protein dalam nyamuk tidak lagi tertarik pada darah manusia. Artinya, manusia dapat terhindar dari gigitan nyamuk yang membuat gatal, mengganggu, dan juga berpotensi menyebarkan penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan Chikungunya.
"Jika Anda dapat menghindari nyamuk tertarik pada manusia, Anda dapat mengurangi kemungkinan manusia terinfeksi oleh virus," kata peneliti dari University of Milan Paolo Gabrieli, dikutip dari Inside Science.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nyamuk ini sangat tertarik dengan darah manusia yang tinggal di perkotaan dan dapat menyebarkan penyakit demam berdarah, Chikungunya, demam kuning, dan zika. Selain memakan darah manusia untuk mengembangkan telur, nyamuk ini juga memakan gula dari nektar atau getah tanaman.
Peneliti lalu melihat pengaruh gula tambahan terhadap perilaku nyamuk menggigit darah manusia.
Lihat juga:Cegah Gigitan Nyamuk DBD dengan Corak Zebra |
Hasil penelitian ini dinilai dapat menjadi pintu untuk menekan perilaku nyamuk menggigit manusia dengan cara tidak mematikannya. Ini dapat berefek pada penurunan tingkat penularan penyakit sehingga membuat jumlah kematian akibat gigitan nyamuk berkurang.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)