Sejak tahun 1950-an, Death Road merupakan satu satunya jalur penghubung antara Kota La Paz dan Region Yungas, Bolivia.
Hal ini mengakibatkan berbagai kendaraan memilih melintas di sini, sehingga kecelakaan pun sering terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut peraturan, pesepeda harus tetap berada di sebelah kiri demi keamanan. Tapi ini artinya harus berdampingan langsung dengan jurang.
Selain pemandangan gunung, hutan amazon, dan jurang yang terlihat, lagi lagi, kami menemukan beberapa monumen penanda kecelakaan.
Bersepeda di sini cukup melelahkan. Walau tidak harus sering mengayuh karena jalannya menurun, tapi adrenalin yang terus terpacu menyebabkan stamina menyusut.
Salah satu atlet setempat bernama Magali, yang juga seorang muslimah, bercerita tentang pengalamannya mengayuh di sini.
Wanita berumur 50 tahun ini sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan dalam bidangnya. Magali juga beberapa kali menjadi juri di pertandingan internasional. Magali juga cukup istiqomah dalam berhijab. Tak pernah sekalipun ia melepas hijab meski sedang olahraga dan berkompetisi.
Bagi Magali, yang sudah 26 tahun menjadi muslim, mengenakan hijab sudah menjadi kewajiban mutlak yang tidak bisa diganggu gugat. Hidup di negara minoritas dan menghadapi banyak rintangan, tidak membuat karirnya redup. Malah sebaliknya, Magali justru menuai banyak prestasi lewat ajang triathlon.
[Gambas:Video CNN] (agr)