Hal ini secara tidak langsung membuat sebagian wisatawan menjadi lebih waspada terhadap potensi bencana, khususnya yang terkait gelombang.
Untuk membuat liburan menjadi lebih aman dan nyaman, BMKG menyiapkan peta cuaca di sejumlah tempat yang menjadi destinasi wisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya ini lebih pada bagaimana memudahkan wisatawan mengakses kondisi cuaca di tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata," kata Carisz seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (7/6).
Dia meyakini bahwa usai berhari raya Lebaran, banyak warga yang akan mengisi hari libur dengan berwisata ke destinasi yang ada di kabupaten dan kota.
Peta cuaca ini, ia menambahkan, menyuguhkan cuaca setiap lokasi wisata pada pagi, siang hingga malam hari.
"Mudah-mudahan ini akan membantu masyarakat yang akan berwisata, ketika diakses masyarakat bisa mengetahui perkiraan cuaca di masing-masing lokasi wisata yang dituju," ujarnya.
Beberapa destinasi wisata yang dilengkapi dengan perkiraan cuaca yaitu Pagoda Ekayan, Danau Linow, Waruga, Bukit Doa (Kota Tomohon), Bukit Kasih, Danau Tondano dan Pantai Mahembang (Kabupaten Minahasa).
Selanjutnya, Pulau Lembeh, Tandurusa (Kota Bitung), Pantai Pulisan, Casabaio, Pulau Gangga, serta Pulau Lihaga, Pantai Pall, Air Terjun Tunan (Kabupaten Minahasa Utara).
Sementara di Kota Manado mencakup Pulau Siladen, Pulau Bunaken, Gunung Tumpa, Air Terjun Kima Atas, Boulevard dan Pantai Malalayang.
[Gambas:Video CNN] (antara/agr)