Sejumlah peneliti menemukan alasan di balik rasa marah yang muncul akibat perut kembung. Disebutkan bahwa kondisi itu disebabkan oleh masalah pada usus dan otak.
Mengutip Metro, ahli gizi, Tom Jenan mengatakan, sistem pencernaan dan emosi seseorang saling terhubung. Hal itu disebabkan oleh adanya hubungan antara fungsi usus dan pusat emosi pada otak yang kerap disebut sumber otak khusus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, perut kembung juga disebabkan oleh intoleransi makanan seperti kol, brokoli, atau minuman bersoda.
Kembung yang berkelanjutan bisa menyebabkan sakit seperti sindrom iritasi usus besar dan penyakit crohn atau gangguan pencernaan. Kembung dalam jangka waktu lama juga bisa menjadi tanda kanker ovarium sehingga penting untuk Anda menemui dokter dan memeriksanya.
Ada beberapa langkah yang perlu diambil untuk mengurangi kembung. Pertama, duduk saat makan dan tidak makan dengan mulut penuh. Anda harus membatasi jumlah udara yang ditelan.
Kedua, Anda bisa makan dengan lebih lambat dari biasanya dan mengurangi porsi makan. Selain itu, Anda juga bisa lebih memilih makanan berserat, minum banyak cairan, dan mencoba melakukan olahraga teratur.
[Gambas:Video CNN] (nad/asr)