Swedia, Negara Terbaik untuk Punya Anak

tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 06:32 WIB
Swedia, Negara Terbaik untuk Punya Anak ilustrasi keluarga (mario0107/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak orang tua harus meninggalkan anak mereka untuk bekerja. Berat rasanya, bagi banyak orang tua untuk meninggalkan anaknya karena beragam alasan. Namun apa mau dikata, jadi orang tua memang hal yang menyenangkan tapi sekaligus berat.

Adakah tempat terbaik untuk menjadi orang tua? Di mana jadi orang tua bisa dengan perasaan aman meninggalkan anaknya untuk bekerja, atau diberi kemudahan saat menjalankan perannya sebagai orang tua?

Swedia adalah jawabannya. Negara ini merupakan negara terbaik untuk menjadi orang tua dan mengasuh anak serta kedua terbaik untuk hidup berkeluarga di dunia.


Ada beberapa alasan yang membuat Swedia dinobatkan menjadi negara terbaik untuk menjadi orang tua dan mengasuh anak. Swedia mengembangkan sistem dukungan untuk orang tua yang meliputi beberapa hal berikut ini, dikutip dari World Economic Forum.


1. Cuti melahirkan dengan bayaran paling lama di dunia 

Orang tua di Swedia mendapatkan cuti yang dibayar yang lebih banyak untuk merawat anak yang baru lahir dibanding dengan negara lain di dunia.

Orang tua di Swedia mendapatkan tunjangan cuti 480 hari. Sebanyak 390 hari  dibayar 80 persen dan sisanya dibayar dengan tarif tetap.

Cuti berbayar ini dapat dibagi 50-50 antara kedua orang tua. Ada pula periode minimum cuti tiga bulan yang tidak dapat ditransfer untuk setiap orang tua dalam 480 hari.

Uang saku dapat dibagi 50-50 antara kedua orang tua, tetapi ada juga periode minimum cuti tiga bulan yang tidak dapat ditransfer untuk setiap orang tua dalam 480 hari.

Saat ini, ada pula wacana di Swedia untuk cuti ayah hingga lima bulan. Peningkatan ini akan membuat Swedia mengungguli Prancis yang memiliki cuti ayah terlama ketiga di dunia setelah Korea Selatan dan Jepang.

2. Izin anak sakit yang dibayar
Dukungan untuk orang tua di Swedia tidak hanya berhenti usai melahirkan. Orang tua di Swedia juga dapat mengambil cuti hingga 120 hari per tahun untuk merawat anak yang sakit hingga sang anak berusia 12 tahun. Orang tua tetap dibayar 80 persen dari gaji mereka saat mengambil cuti ini.

Orang tua bahkan dapat mengajukan kompensasi hingga 60 hari jika anak mereka sehat, tetapi tetap ingin mengasuh anak. Waktu untuk membawa anak ke dokter dan dokter gigi juga masuk dalam skema ini.

Bayaran kompensasi ini dibayar langsung oleh pemerintah, bukan perusahaan tempat orang tua bekerja di Swedia.


3.  Biaya prasekolah anak
Selain manfaat untuk orang tua, anak di Swedia juga mendapatkan perhatian. Mereka dapat mengikuti prasekolah secara cuma-cuma sejak berusia satu tahun dan secara wajib sejak berusia tiga hingga enam tahun. 

Pemerintah membayar selama tiga jam prasekolah per hari. Prasekolah yang fokus pada bermain dan belajar ini dianggap sebagai jembatan sebelum masuk sekolah.

Orang tua dengan anak-anak berusia di bawah delapan tahun yang belum menyelesaikan sekolah tahun pertama juga berhak untuk mengurangi waktu kerja mereka hingga 25 persen. Alhasil, mereka yang seharusnya bekerja delapan jam per hari hanya menjadi enam jam per hari. (ptj/chs)