Lalu Lintas Bising Buat Tubuh Jadi Gemuk

CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 07:25 WIB
Lalu Lintas Bising Buat Tubuh Jadi Gemuk Ilustrasi (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suasa bising lalu lintas tak hanya mengganggu kenyamanan telinga, tapi juga membuat pinggang melebar dan tubuh jadi gemukHal tersebut ditemukan dalam studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Karolinska Institute, Swedia.

Semakin banyak suara bising yang Anda dengar, baik dari pesawat, kereta, maupun kendaraan bermotor, berisiko meningkatkan lingkar pinggang. Selain itu, suara bising juga tanpa disadari dapat meningkatkan lemak pada perut.

Melansir Asia One, penelitian yang dilakukan selama empat tahun itu menemukan bahwa lingkar pinggang seseorang akan bertambah sekitar 1 sentimeter per 10 dB kenaikan suara bising lalu lintas. 10 dB setara dengan suara daun yang jatuh.


Studi juga mengungkapkan peningkatan ukuran pinggang seseorang sebesar 6 sentimeter saat terpapar suara bising pesawat.

Sebelumnya, penelitian hampir serupa dilakukan. Peneliti melakukan tes terhadap 5.075 orang yang tinggal di lima daerah pinggiran kota dan pedesaan sekitar Stockholm. Mereka terbiasa dengan paparan kebisingan sejak 1999 silam.

Hasilnya, mereka yang terpapar tiga sumber kebisingan (pesawat, kereta api, dan suara lalu lintas) didapati mengalami kenaikan ukuran pinggang.

Ada peningkatan ukuran pinggang sebesar 0,21 sentimeter untuk setiap kelipatan 5dB suara bising lalu lintas jalan. Hal ini terutama terjadi pada kalangan wanita.

Lalu, ada pula perubahan rasio pinggang-pinggu sebesar 0,16 untuk setiap kelipatan 5dB suara bising lalu lintas jalan. Hal ini rata-rata terjadi pada pria.

Semakin banyak terpapar kebisingan lalu lintas, semakin besar pula risiko seseorang memiliki lingkar pinggang yang besar. Pasalnya, secara tidak sadar, kebisingan menyebabkan seseorang makan secara berlebih.

Para peneliti berpendapat, makan berlebih tak ubahnya pengalih perhatian dari tekanan lingkungan berupa suara bising. Namun, perlu diingat bahwa studi hanya menunjukkan hubungan antara kebisingan dan berat badan.

Mereka juga tak menarik kesimpulan secara pasti sebab dan akibat hasil penelitian tersebut. Namun, mereka memastikan bahwa kebisingan merupakan stresor fisiologis yang penting dan dapat meningkatkan produksi hormon kortisol, yang dilepaskan tubuh saat mengalami stres.

[Gambas:Video CNN] (nad/asr)