Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengatakan Pemprov Kalsel telah mendaftarkan Geopark Pegunungan Meratus secara nasional, selanjutnya akan didaftarkan ke tingkat internasional.
Pengembangan Geopark Pegunungan Meratus tersebut, ia menambahkan, sebagai bukti bila pemerintah serius untuk melindungi sumber kekayaan di Meratus, baik itu kekayaan alam, wisata dan kebudayaannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya selain mengembangkan geopark, ia bersama tim juga terus berupaya menjelajahi Meratus dan beberapa daerah yang ada di sekitarnya, untuk melihat potensi sekaligus kebutuhan apa yang diperlukan masyarakat sekitar Meratus.
"Saya sudah mengunjungi puluhan desa di sekitar wilayah Meratus, untuk menyaksikan secara langsung potensi dan kondisi masyarakat di daerah tersebut," katanya.
Diharapkan melalui upaya pengembangan geopark tersebut, akan mampu mengangkat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di berbagai sektor.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan, Isharwanto, mengatakan pihaknya berencana mendaftarkan Geopark Pegunungan Meratus ke Unesco pada September atau Oktober 2019.
Saat ini pihaknya sedang berupaya melaksanakan pembenahan antara lain pembentukan kelembagaan, pengembangan beberapa titik geopark dan lainnya, agar usulan tersebut bisa diterima.
Geopark (taman bumi) adalah sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi dan mengajak masyarakat setempat berperan serta melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.
[Gambas:Video CNN] (antara/agr)