Ralph Rucci adalah satu-satunya couturier asal Amerika Serikat sejak Mainbocher membuka rumah modenya di Paris pada 1929 silam. Rucci sempat getol menggelar peragaan haute couture di Paris sepanjang 2002 hingga 2007.
Rucci mulai sibuk membuat persiapan untuk kembali ke panggung Eropa setelah berbulan-bulan berkomunikasi dengan Fédération de la Haute Couture et de la Mode, sebuah badan pemerintahan Prancis yang mengatur daftar dan persetujuan rumah couture yang masuk dalam kalender.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rucci mendedikasikan koleksinya untuk Elsa Peretti. Peretti diketahui turut terlibat dengan mendesain Minaudieres (tas malam berukuran kecil) berbahan emas dan anyaman untuk melengkapi koleksinya.
Koleksi Ralph Rucci dengan label RR31 dalam Paris Couture Week 2019. (Foto: Dokumen RR331) |
Sebanyak 34 look ditampilkan dalam peragaan. Karya-karyanya didominasi oleh gaun malam, mantel, serta blouse-on.
Rucci menggunakan bahan kasmir double-faced hampir di setiap tampilan. Nama terakhir merupakan bahan kasmir dengan 'dua wajah' yang lembut di kedua sisinya. Ini adalah material paling mahal dan mewah yang dihadirkan. Ada pula bulu sable Barguzin, sutera, tule infanta, gazar, serta beludru.
Lihat juga:Kabaret Haute Couture Jean Paul Gaultier |
Koleksi Ralph Rucci dengan label RR31 dalam Paris Couture Week 2019. (Foto: Dokumen RR331) |
Terpengaruhnya Rucci oleh Balenciaga, membuat keseluruhan koleksinya terkesan bak busana para ruhbanat yang puitis.
Kembalinya sang maestro couture asal AS ini terbilang senyap. Tak banyak promosi dan basa basi. Nyaris tak ada pengumuman soal kembalinya Rucci ke Paris Couture Week.
[Gambas:Video CNN] (fas)
Koleksi Ralph Rucci dengan label RR31 dalam Paris Couture Week 2019. (Foto: Dokumen RR331)
Koleksi Ralph Rucci dengan label RR31 dalam Paris Couture Week 2019. (Foto: Dokumen RR331)