9 Cara Ampuh Mengatasi Iritasi Kulit

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/09/2019 20:06 WIB
9 Cara Ampuh Mengatasi Iritasi Kulit Salah satu penyebab kulit iritasi dan kemerahan adalah alergi pada bahan kimia tertentu. (Istockphoto/ipopba)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kulit iritasi biasanya ditandai dengan ruam kemerahan, kering bersisik, disertai rasa gatal atau perih pada kulit. Jika diabaikan, iritasi bisa berujung pada masalah kulit yang lebih buruk.

Penyebab iritasi kulit bisa beragam. Seperti hawa panas yang menyebabkan biang keringat, alergi pada makanan tertentu, bahan pakaian yang tidak menyerap, bahan nikel dari perhiasan, parfum dan produk kecantikan, hingga gigitan serangga. Meski sering muncul tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya, bukan berarti menunda untuk mengobati iritasi kulit.


Kalau iritasi kulit sudah parah dan mengganggu, harus mengandalkan penanganan dokter. Namun untuk pertolongan pertama, berikut langkah yang bisa dilakukan untuk mengobati kulit iritasi.


1. Kompres iritasi dengan es  
Pertolongan Pertama Ketika Kulit Iritasi [EBG]Mengompres kulit dengan es batu dapat mengurangi rasa gatal dan ruam kemerahan akibat iritasi (Foto: Thinkstock/JanPietruszka)

Langkah ini cocok untuk iritasi kulit berupa ruam kemerahan yang disertai gatal, biasanya disebabkan oleh paparan bahan kimia tertentu, material pakaian, suhu panas atau dingin, makanan, atau bahan apa pun yang menyebabkan alergi.

Untuk mengatasinya, kompres kulit menggunakan es yang dibalut dengan kain. Selain meredakan gatal, kompres es memberikan sensasi dingin yang menenangkan.

2. Jangan garuk kulit yang iritasi!
Pertolongan Pertama Kulit Iritasi, Bisa Dilakukan di Rumah EBMenggaruk kulit yang iritasi justru bisa menyebabkan penyebaran infeksi. (Istockphoto/Sasha_Suzi)

Gatal akibat iritasi pada kulit mungkin amat mengganggu. Meski begitu, jangan menggaruk bagian kulit yang iritasi. Selain membuat kulit semakin gatal, luka yang timbul akibat bekas garukan menyebabkan penyebaran infeksi.

Melansir Medical News Today, dr. Zhou-Feng Chen menjelaskan bahwa menggaruk hanyalah perbuatan yang sia-sia. "Menggaruk terus-menerus bukan disebabkan sensasi aditif, melainkan karena menggaruk sebenarnya tidak menuntaskan masalah. Sebab, ketika garukan menyebabkan perih, otak memproduksi serotonin untuk mengurangi perih. Ketika serotonin mengurangi gatal, garukan juga mengaktifkan reseptor gatal dan membuat iritasi semakin terasa gatal," ujarnya.

3. Masker oatmeal

Oatmeal
atau havermut dapat mengobati iritasi pada kulit. Melansir Healthline, havermut mengandung antioksidan dan zat anti-inflamasi yang mampu meredakan gatal dan iritasi kulit, seperti akibat alergi, cacar, dan bekas terbakar sinar matahari. Campurkan oatmeal dengan air dan aplikasikan langsung pada permukaan kulit yang iritasi. Bisa juga dicampurkan dengan sedikit minyak kelapa agar terasa lebih nyaman di kulit.

4. Oleskan bahan alami yang bisa ditemukan di rumah
Pertolongan Pertama Kulit Iritasi, Bisa Dilakukan di Rumah EBSalah satu tumbuhan yang ampuh mengatasi iritasi kulit adalah lidah buaya. (sarangib/Pixabay)

Bahan herbal ampuh mengatasi iritasi akibat alergi. Bahan dari tumbuhan seperti lidah buaya, ekstrak daun kesemek, atau ketumbar bisa Anda gunakan sebagai pertolongan pertama ala rumahan. Gel lidah buaya memiliki kandungan terbaik yang mampu meredakan gatal dan memberikan sensasi tenang pada segala masalah iritasi kulit.


5. Gunakan pelembap kulit
Ketika kulit iritasi akibat kering bersisik, oleskan pelembap untuk membantu mengembalikan tekstur alami kulit. Namun dalam memilih pelembap atau body lotion, pastikan produk tak mengandung parfum, pemutih, dan bahan lainnya yang dapat memperparah iritasi kulit Anda. Mengacu pada American Academy of Dermatology, iritasi kulit kerap disebabkan bahan kimia dari parfum dan produk kecantikan.

Adapun rekomendasi pelembap atau lotion yang berbahan shea butter dan vitamin E. Bukan lagi rahasia, vitamin E dibutuhkan tubuh untuk kesehatan kulit. Khasiatnya antara lain untuk meregenerasi kulit dan kaya antioksidan. Sehingga mampu mengobati kemerahan, menyamarkan kerutan, serta melembapkan kulit.

6. Menjaga asupan makanan
Pertolongan Pertama Kulit Iritasi, Bisa Dilakukan di Rumah EBPerbanyak konsumsi air kelapa saat terkena iritasi kulit. Selain itu makanan yang efektif meredakan iritasi kulit adalah melon, timun, dan biji-bijian. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni)

Asupan nutrisi memengaruhi kesehatan tubuh luar dan dalam, tak terkecuali pada kulit. Melansir Vogue India, mengurangi makanan pedas, cokelat, dan kopi merupakan salah satu cara mengatasi iritasi kulit. Lebih baik perbanyak konsumsi air kelapa, melon, timun, dan biji-bijian.

Selain itu, alkohol juga memicu kulit kering, gatal-gatal, dan ruam kemerahan. Kulit gatal-gatal adalah salah satu reaksi alergi terhadap alkohol. Nah, jika sering mengonsumsi minuman beralkohol dan mengalami iritasi pada kulit, cobalah berhenti mengonsumsinya.

7. Rajin mencuci sprei dan sarung bantal
Pertolongan Pertama Kulit Iritasi, Bisa Dilakukan di Rumah EBGanti sprei dan sarung bantal setiap 1-2 minggu sekali agar tidak terkena efek bakteri yang bersarang di atasnya. (JamesDeMers/Pixabay)

Lagi-lagi, kebersihan menjadi pangkal kesehatan. Sprei dan sarung bantal merupakan sarang bakteri dan tempat menempelnya kotoran minyak dari wajah. Bakteri yang bersarang pada alas tidur yang jarang diganti dapat menyebabkan iritasi dan penyakit kulit. Oleh sebab itu, rutinlah mengganti alas tidur dan sarung bantal 1-2 minggu sekali tanpa harus menunggu kulit gatal-gatal.

8. Ganti bahan pakaian

Pertolongan Pertama Ketika Kulit Iritasi [EBG]Kulit gatal dan iritasi bisa disebabkan oleh bahan pakaian yang tidak menyerap keringat. (Foto: WSNNY/Pixabay)

Pada beberapa kasus, iritasi disebabkan kulit tidak cocok dengan bahan pakaian tertentu. Terlebih pada pakaian berbahan karet atau spandex. Keringat cenderung melekat, kulit tidak bisa bernapas sehingga rentan muncul bakteri. Untuk itu, cobalah mengganti bahan pakaian. Utamakan bahan pakaian yang nyaman dan dapat menyerap keringat dengan baik daripada memicu iritasi pada kulit.

9. Pro dan kontra baking soda
Menurut beberapa sumber, baking soda efektif mengatasi iritasi kulit. Baking soda diyakini mampu menyeimbangkan pH kulit dan meredakan alergi. Namun bagi orang yang memiliki kulit sensitif, baking soda justru memicu iritasi dan masalah kulit lain seperti jerawat dan infeksi.

Paling penting, kenali terlebih dahulu tipe kulit serta gejala iritasi kulitmu. Jangan sampai salah ambil langkah pertolongan pertama pada kulit iritasi yang justru bisa memperparah kondisi.

(vid/fef)