Infeksi kandung kemih disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui uretra dan berpindah ke kandung kemih. Umumnya, tubuh membuang bakteri berbarengan dengan urine. Namun, beberapa bakteri menempel pada dinding kandung kemih dan berkembang biak dengan cepat. Kondisi ini mengakibatkan infeksi kandung kemih.
Sebagian besar infeksi kandung kemih disebabkan oleh bakteri E. coli. Jenis bakteri ini secara alami ditemukan pada usus besar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Rasa sakit atau terbakar ketika buang air kecil
2. Warna urine cenderung keruh bahkan berdarah
3. Lebih sering buang air kecil dari sebelumnya
4. Urine berbau busuk
5. Kram pada perut bagian bawah atau punggung bawah
6. Sering merasa ingin buang air kecil
Jika dibiarkan, infeksi kandung kemih akan menyebar dan menyerang punggung hingga menimbulkan rasa nyeri. Rasa nyeri akan berlangsung setiap saat.
Infeksi kandung kemih umumnya tak memandang jenis kelamin dan usia. Namun, wanita disebut sebagai kelompok rentan terserang penyakit ini. Pasalnya, wanita memiliki uretra yang lebih pendek dan memudahkan bakteri untuk menjangkaunya.
Anda tak perlu khawatir, infeksi kandung kemih masih bisa diatasi dengan beberapa pengobatan seperti penggunaan antibiotik untuk membunuh bakteri.
[Gambas:Video CNN] (nad/asr)