Selang plastik yang dimasukkan ke tenggorokan itu dapat memicu tubuh mengeluarkan makanan yang sudah ditelan.
Makanan yang dimuntahkan dan tak jadi masuk ke dalam tubuh itu dipercaya dapat mengurangi berat badan. Padahal, memuntahkan makanan sudah terbukti memiliki banyak dampak buruk pada tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Minum Teh Hijau demi Tubuh Langsing |
Berdasarkan laporan dari Oriental Daily, fenomena ini dimulai dari perkumpulan daring sejumlah anak muda di China dalam aplikasi WeChat. Perkumpulan menyerukan untuk memuntahkan makanan. Dalam sebulan, anggota grup bisa bertambah dari 250 hingga 500 anggota.
Salah satu yang melakukannya adalah seorang siswa yang berambisi menjadi model, Wu Tian. Awalnya, Wu Tian memiliki berat badan 85 kg. Dengan memuntahkan makanan selama hampir delapan bulan, berat badannya berkurang menjadi 35 kg.
Meski berat badannya berkurang, Wu Tian justru merasakan dampak lain, yakni nafsu makan yang hilang, anoreksia, dan beban psikologis.
Memuntahkan makanan dengan sengaja sangat berbahaya bagi tubuh. Penelitian menunjukkan, memuntahkan makanan dapat menyebabkan iritasi lambung, korosi kerongkongan, dan memengaruhi kesuburan.
Profesor Yi Xing dari Nanchang University mengatakan, memuntahkan makanan dapat memengaruhi pertumbuhan terutama pada anak di bawah umur, gangguan sistem kekebalan tubuh, sekresi hormon, dan gangguan persalinan pada wanita.
Salah seorang dokter ahli pencernaan di China, Xie Zhengyuan mengungkapkan, pasien termuda kerap memuntahkan makanan yang pernah ditanganinya adalah berusia 13 tahun. Hampir 30 persen dari pasien yang memuntahkan makanan itu adalah anak di bawah umur.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)