Untuk mengetahui kadar gula darah pada tubuh, perlu dilakukan beberapa hal yang biasanya dilakukan dengan pengambilan sampel darah dari jari yang ditusuk jarum atau alat khusus. Namun tak semua orang berani memilih alat tusuk ini sebagai alat ukur gula darah. Ada banyak alasan, salah satunya karena takut jarum.
Namun penemuan alat ukur gula darah terbaru dari seorang siswa SMA British School Jakarta, Celestine Wenardy memberikan alternatif lain yang lebih 'menyenangkan' untuk mengukur gula darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pelihara Anjing Tingkatkan Kesehatan Jantung |
Melansir dari ANTARA, penelitian siswa kelas dua SMA tersebut menjadi pemenang di ajang Google Science Fair, yakni sebuah ajang kompetisi untuk memecahkan masalah dengan menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi, teknik dan matematika pada remaja. Celestine berhasil mengalahkan ribuan peserta dari seluruh dunia.
Alat gula darah yang diciptakannya bekerja hanya dengan memasukkan jari ke dalam alat tersebut. Setelah beberapa saat, hasil gula darah akan muncul seketika.
Inovasi ini dibuatnya hanya dengan biaya di bawah 100 dolar AS.
Menteri Kesehatan Nila Moeloek, memberikan apresiasi dan dukungan atas inovasi yang diciptakan Celestine.
"Pemikirannya sederhana. Orang tentu enggak akan mau ditusuk suntikan sampai berkali-kali tangannya. Tapi ia memikirkan caranya melalui suhu tubuh," kata Nila.
Foto: REUTERS/BeawihartaIlustrasi alat ukur gula darah |
Mengutip Web MD, kadar gula darah tinggi pada tubuh dalam jangka waktu lama dapat merusak pembuluh darah.
Gula darah tinggi juga bisa menyebabkan penyakit jantung, ginjal, rusaknya saraf, diabetes, dan penyakit mata disebut retinopati.
Untuk menghindarinya, seringlah melakukan olahraga dan mengonsumsi makanan yang sehat. Hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap normal. (dei/chs)
Foto: REUTERS/Beawiharta