FOTO: Warga Irak 'Bersaing' Pelihara Singa di Rumah

REUTERS, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 07:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Menjadikan singa sebagai hewan peliharaan tengah populer di Irak. Sejumlah warga di Irak kini memelihara 'kucing eksotis' tersebut di rumahnya.

Leo, singa berusia 15 bulan milik Kurdi Sheikh Blend Mamoon, berada di kebun rumah di Duhok, Irak. (REUTERS/Ari Jalal)
Beberapa bulan terakhir permintaan Singa di Irak terus meningkat. Singa dijadikan status sosial oleh sejumlah kalangan. (REUTERS/Ari Jalal)
Kebanyakan warga Irak membeli singa kecil berusia empat hingga dua bulan karena lebih mudah untuk dilatih dan dijinakkan. (REUTERS/Ari Jalal)
Singa muda dijual seharga US$400 atau sekitar Rp5,6 juta, sedangkan untuk singa yang lebih tua dengan badan besar, harganya mencapai US$7.000 atau Rp99 juta. (REUTERS/Ari Jalal)
Peternak singa Ali Abdullah Salman mengatakan, orang yang memelihara singa harus memiliki kepribadian kuat dan sabar. Termasuk mampu menyediakan kebutuhan singa, dari makanan hingga kandang, yang harganya sangat mahal. (REUTERS/Ari Jalal)
Karena sejatinya singa adalah hewan buas dan berbahaya, Kementerian Lingkungan Hidup Irak telah membentuk komite pada tahun 2013 untuk mencegah pedagang membawa lebih banyak predator ke Irak. (REUTERS/Ari Jalal)
Saad al-Matlabi, anggota komite keamanan di dewan provinsi Baghdad, mengatakan ada hukuman bagi siapa pun yang memelihara hewan-hewan ini di daerah perumahan. Namun, penjualan dan pembelian singa sebagai hewan peliharaan masih berlangsung secara sembunyi dan ilegal. (REUTERS/Ari Jalal)
Komite Kementerian Lingkungan Hidup memastikan ada aturan baru akan menentukan jenis hewan apa saja yang bisa dijual, serta memastikan bahwa ada dokter hewan berlisensi untuk merawat singa. (REUTERS/Ari Jalal)