Nenek 76 Tahun di Australia Tewas Karena Dipatuk Ayam

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 08/09/2019 01:17 WIB
Nenek 76 Tahun di Australia Tewas Karena Dipatuk Ayam Merasa terancam bisa menjadi penyebab ayam mematuk orang. (Pixabay/meineresterampe).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ayam sejatinya bukanlah binatang buas yang berbahaya apalagi mematikan. Namun ternyata seekor ayam mampu membuat seorang nenek meninggal dunia. 

Patukan ayam membuat perempuan berusia 76 tahun mengeluarkan banyak darah di bagian kaki. Insiden dipatuk ayam ini terjadi akhir Agustus lalu saat sang nenek sedang mengumpulkan telur ayam di tanah miliknya, di sebuah pedesaan di Australia.

Berdasarkan laporan di jurnal Forensic Science, Medicine, and Pathology, patukan ayam di kaki kiri tersebut menyebabkan pendarahan hebat, sehingga membuat sang nenek pingsan.



Profesor Patologi dari University of Adelaide, Roger Byard menjelaskan kasus dipatuk ayam merupakan kasus yang jarang terjadi. Meski demikian, kasus ini tak boleh dianggap remeh.

"Kasus ini menunjukkan bahwa hewan peliharaan yang relatif kecil pun dapat menimbulkan cedera mematikan pada individu jika ada kerentanan vaskular spesifik yang ada," kata Byard dalam laporan itu, dikutip dari Live Science.

Saat perempuan itu diautopsi, ditemukan dua luka robek kecil di kakinya, salah satunya adalah varises yang besar dan membengkak. Dokter lalu menyimpulkan perempuan itu meninggal dunia karena patokan ayam membuat pendarahan di bagian varises.

Menurut National Institutes of Health, varises yang membengkak termasuk dalam masalah kesehatan. Pembuluh darah ini berada tepat di bawah kulit. Kondisi ini sangat umum terjadi ketika katup di dalam pembuluh darah lemah atau rusak.


Varises biasanya tidak berbahaya. Tapi, dalam kasus yang jarang, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi, termasuk pendarahan yang sulit dihentikan. Sebuah penelitian menunjukkan kondisi varises yang membengkak terutama pada orang yang sudah memiliki penyakit kronis, seperti penyakit jantung, dapat meningkatkan risiko kematian akibat pendarahan.

Pada kasus ini, sang nenek memang memiliki penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.

[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)