Kala Ayam Jago Menang di Pengadilan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 19/09/2019 12:35 WIB
Kala Ayam Jago Menang di Pengadilan Ilustrasi. Seekor ayam jago menang di pengadilan setelah dilaporkan karena dianggap sebagai polusi suara. (morgueFile/Sgarton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak hanya manusia yang bisa memenangkan pengadilan, tapi juga ayam jago. Seekor ayam jantan di Prancis kini bebas kembali berkokok sepenuh hati setelah pengadilan memutuskannya 'tak bersalah'.

Ayam jantan bernama Maurice itu tinggal bersama pemiliknya, Corrine Fesseau di kawasan pedesaan Saint Pierre d'Oleron di lepas pantai Atlantik. Pada Juli lalu, Maurice dilaporkan oleh tetangga karena dianggap mengganggu.

Suara saat Maurice berkokok dinilai terlalu panjang dan kerap membuat tetangga terbangun dari tidur. Kokok ayam dinilainya sebagai polusi suara.


Namun, pengadilan sipil di Rochefort, Prancis, menolak gugatan tersebut pada Kamis (5/9). Penggugat justru harus membayar ganti rugi sebesar US$1.100 atau sekitar Rp15,3 juta.

"Saya lega bahwa kami memenangkan pengadilan ini," ujar pemilik Maurice, Fesseau, kepada CNN.

Walikota Saint Pierre d'Oleron, Christophe Sueur mengatakan bahwa keputusan pengadilan merupakan hasil pemikiran akal sehat.

"Saya ingin semua pihak turut melestarikan tradisi Prancis," kata Sueur. Kokok ayam jantan di kawasan pedesaan Prancis, lanjutnya, adalah salah satu tradisi yang perlu dilestarikan.

Penggugat merupakan pasangan pensiunan berusia 60-an yang berasal dari Kota Limoges. Mereka membeli rumah di desa tersebut sebagai tempat peristirahatan.

Lokasi rumah peristirahatan itu tak jauh dari kediaman Fesseau dan Maurice. Keduanya hanya terpisah satu rumah.

"Mereka [penggugat] hanya menginginkan kedamaian dan ketenangan saat berlibur," ujar pengacara keduanya, Vincen Huberdeau, mengutip The Independent.

Kasus yang menimpa Maurice menjadi gambaran nyata polarisasi kehidupan pedesaan dan perkotaan di Prancis. Menukil Reuters, banyak penduduk kota yang beramai-ramai membeli rumah musim panas di pedesaan tanpa siap menghadapi kenyataan aneka kekhasan kehidupan di pedesaan.

Sebuah petisi hadir untuk mendukung Maurice dan mendapatkan 140 ribu tanda tangan. Beberapa orang bahkan berbondong-bondong membawa ayam jantannya ke pengadilan selama bulan Juli sebagai bentuk dukungan untuk Maurice.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)


ARTIKEL TERKAIT