Ibu Tertua di Dunia Melahirkan Saat Usia 74 Tahun

Tim, CNN Indonesia | Senin, 09/09/2019 19:34 WIB
Ibu Tertua di Dunia Melahirkan Saat Usia 74 Tahun Usia kini tidak lagi menghalangi seorang perempuan untuk hamil, melahirkan, dan memiliki anak. Foto: Istockphoto/KatarzynaBialasiewicz
Jakarta, CNN Indonesia -- Perempuan berusia di atas 70 tahun umumnya sudah menggendong cucu. Tapi, Erramatti Mangayamma baru saja melahirkan anak pertamanya di usia 74 tahun.

Rata-rata perempuan biasanya melahirkan pada rentang usia 20-40 tahun. Melahirkan di usia renta ini membuat Mangayamma disebut-sebut sebagai ibu yang melahirkan paling tua di dunia. Mangayamma berhasil melampaui rekor ibu melahirkan tertua di dunia yang sebelumnya dipegang oleh Maria del Carmen Bousada de Lara. Dia melahirkan anak kembar pada Desember 2006 silam saat berusia 66 tahun.

Mangayamma melahirkan anak kembar melalui proses fertilisasi in vitro (IVF) atau bayi tabung. Proses ini berhasil membuat Mangayamma hamil meski telah menopause sejak 30 tahun lalu.



Perempuan asal Andhra Pradesh, India ini mengaku ingin memiliki anak bersama sang suami, Raja Rao yang kini berusia 78 tahun. Mereka sudah menikah lebih dari setengah abad, tepatnya 57 tahun.

Mangayamma terinspirasi tetangganya yang berhasil hamil melalui proses bayi tabung saat berusia 55 tahun.

Saat ini, Mangayamma sedang berada di rumah sakit. Perkembangannya setelah melahirkan terus dipantau sampai kondisi stabil.

"Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya dengan kata-kata. Bayi-bayi ini melengkapi saya. Penantian saya selama enam dekade akhirnya berakhir. Sekarang, tidak ada yang memanggil saya mandul lagi," kata Mangayamma mengungkapkan kebahagiaannya, dikutip dari Mirror.

Keberhasilan Mangayamma hamil di usia 74 tahun ini disebut sebagai salah satu pencapaian bersejarah dalam dunia medis. Klinik IVF di Kota Guntur bahkan membayar penuh semua prosedur tersebut.


Dokter Umashankar yang menangani Mangayamma awalnya mengaku kaget saat perempuan tua itu datang kepadanya. Namun, dia lantas menganggap keinginan itu sebagai sebuah tantangan.

(ptj/ayk)


ARTIKEL TERKAIT