Sebut saja Winnie Harlow, model yang memiliki masalah vitiligo kini justru bahkan jadi model top. Nyle DiMarco yang tuli, Ashley Graham yang bertubuh plus size, sampai Madeline Stuart yang memiliki masalah down syndrome, semuanya membuktikan bahwa mereka bisa melawan stereotipe tentang citra model selama ini. Mereka bisa jadi model fesyen dan melenggang di panggung serta kompetisi besar dunia.
Kesempatan ini pula yang dinikmati model cilik asal Inggris Daisy-May Demetre. Kondisinya terbilang spesial sebab gadis berusia 9 tahun ini bakal melenggang di panggung 'tanpa kaki'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kakinya tak pernah terbentuk dengan baik, tampak seperti bola di satu sisi dan sisi lainnya seperti sayap dan tidak bisa digunakan," kata sang ayah, Alex Demetre melansir dari Independent (2/7).
[Gambas:Instagram]
Fibular hemimella membuatnya harus menggunakan kaki palsu lentur. Meski memiliki kondisi berbeda, ini tak melunturkan rasa percaya dirinya untuk menjadi model catwalk.
Dalam gelaran New York Fashion Week 2019, dia terpilih untuk mempresentasikan busana dari label Lulu et Gigi. Label milik desainer Eni Hegedus-Bulron ini memiliki spesialisasi pakaian anak-anak dengan sentuhan nuansa Prancis. Kesempatan ini pun berpadu sempurna dengan dukungan sang ayah.
"Dia menginspirasi saya dengan menunjukkan pada saya siapa dirinya. Dia hidup dengan senyum dan dia melakukan hal yang tak terduga. Mau menyanyi, menari, dia gadis yang sangat istimewa," ujar Alex mengutip dari CNN.
Kesempatan tampil pada 8 September 2019 di ajang bergengsi NYFW bukan kali pertama baginya. Dia sudah menaklukkan runaway selama 18 bulan dan pernah bekerja sama dengan Nike, River Island dan label-label Inggris lainnya.
[Gambas:Instagram] (els/chs)