Sejak Minggu (1/9), Habibie dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU). Pihak keluarga dan rumah sakit tak menyebut secara pasti penyakit yang membuat Habibie terbaring di rumah sakit.
Dalam keterangan resmi pada Senin (9/9), Habibie ditangani tim dokter dari berbagai bidang keahlian seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam usia yang tak muda lagi, Habibie dikenal cukup lincah menjalani berbagai aktivitas termasuk menemui sejumlah tokoh maupun sahabat untuk sekadar bertukar pikiran dan dimintai pendapat. Sang putera, Thareq Kemal Habibie begitu paham bahwa sang ayah memang berkapasitas untuk bicara banyak hal.
Ini bukan kali pertama Habibie menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pada tahun 2018 lalu, kondisi Habibie pernah dilaporkan menurut akibat kelelahan. Habibie dikabarkan mengalami kelelahan setelah beraktivitas padat di sejumlah kota di Indonesia.
Pada Maret 2016, Habibie sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto karena didiagnosis mengalami infeksi bakteri. Dia hanya disebut mengalami demam tinggi tanpa penjelasan lebih detail.
Kini, jantung Habibie yang telah berjuang selama bertahun-tahun itu menyerah. Bapak teknokrat itu telah berpulang sore ini. Habibie meninggal dunia pada usia 83 tahun. (els/asr)