Korea Selatan merupakan negara dengan jumlah kasus perceraian tertinggi di Asia Timur. Berdasarkan statistik, angka perceraian di Korea Selatan mencapai 108.700 pada tahun 2018. Padahal, perceraian sebenarnya masuk sebagai hal yang tabu di Korea Selatan.
"Alasan perceraian kini telah banyak berubah di saat wanita menjadi pekerja, merasa tidak dirugikan secara finansial walau mereka sedang dalam proses perceraian," kata direktur kelompok yang fokus membantu orang tua tunggal, dikutip dari SCMP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cerita Cinta Sehidup Semati Habibie-Ainun |
Jajak pendapat dalam sebuah situs di Korea Selatan menemukan terdapat sejumlah pemicu kasus perceraian di Korea Selatan, yakni konfrontasi dengan mertua sebanyak 21,8 persen, perbedaan kepribadian 16,9 persen, dan sulit mengatur hubungan 15,8 persen. Masalah rumah tangga seperti perbedaan keuangan dan kepribadian juga menjadi alasan perceraian pasangan di Korea Selatan.
Data dari Pusat Bantuan Hukum Korea untuk Masalah Keluarga menunjukkan sekitar 45 persen wanita dan 60 persen pria kini mencari konseling untuk urusan rumah tangga.
[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)