Menguak 'Rahasia' Hidup Warga Korea Utara Lewat Vlog

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 28/09/2019 13:07 WIB
Menguak 'Rahasia' Hidup Warga Korea Utara Lewat Vlog Jang Myung-jin, pengungsi Korea Utara menjadi Youtuber untuk menggambarkan kehidupan manusia di salah satu negara paling tertutup dan represif di dunia. (AP Photo/Ahn Young-joon)
Jakarta, CNN Indonesia -- "Halo semua!' kata Jang Myung-jin berteriak sambil mengenakan wig.

Dia memulai siaran Youtubenya yang berjudul, "A North Korean Man, Tango."

Pria berusia 32 tahun ini termasuk di antara segelintir pengungsi muda dari Korea Utara ke Korea Selatan yang menjadi seorang Youtuber. Dia membuat saluran khusus bagi orang-orang yang penasaran bagaimana kehidupan manusia di salah satu negara paling tertutup dan represif di dunia.


Topiknya pun bukan hal yang berat. Melainkan berkisar hal-hal sederhana seperti apakah penduduk Korea Utara memelihara anjing, apajah mereka mengumpat dan apa saja yang mereka katakan, apakah ada transgender di negara itu, atau hal lainnya.

Jang sudah memiliki sekitar 7.000 pengikut di salurannya. Dia mengatakan bahwa dia melakukan berbagai pekerjaan kasar dan mengandalkan ayam goreng sebagai pendukung kehidupan karena penghasilan yang didapatkannya dari Youtube terlalu kecil.


Hanya saja, mengutip AP, dia mengaku masih ingin mempertahankan karier Youtube-nya karena komentar netizen yang diterimanya. Ada dari mereka yang mengatakan bahwa saluran Youtubenya membantu menyelesaikan kesalahpahaman akan kehidupan di Korea Utara.

"Saya merasa bermanfaat karena bisa membantu bahkan sekalipun hanya untuk satu orang agar bisa memahami Korea Utara dengan lebih baik," katanya.

Ponsel pintarnya dipakai untuk memfilmkan dirinya di apartemen kecilnya di Seoul. Dia kadang-kadang mengundang sesama pengungsi Korea Utara sebagai tamu di acaranya.

Untuk membuat acaranya jadi lebih menarik, dia sering muncul dengan topi fedora gelap yang jadi ciri khasnya. Tapi terkadang dia juga muncul dengan wig warna-warni, kumis palsu, atau bahkan topeng Kim Jong Un.

Meski demikian, Jang mengatakan kalau dia punya orang yang benci dengannya. Orang yang kerap melampiaskan kemarahan mereka padanya ketika Korea Utara melakukan hal-hal provokatif seperti uji misil.

"Tiap kali Korea Utara melakukan hal yang salah, mereka masih menganggap saya orang Korea Utara dan mengungkapkan rasa frustasi mereka," ucapnya.

Dia dan keluarganya meninggalkan Korea Utara pada 1998 untuk menghindari kelaparan yang menewaskan ratusan ribu orang. Salah satu di antaranya adalah cinta pertama dan juga teman sekolahnya di Onsong.

Jang Myung-jinFoto: AP Photo/Ahn Young-joon
Jang Myung-jin


"Kalau ada hal yang saya sesalkan adalah jika dia datang ke Korea Selatan bersama saya maka dia tak akan mati kelaparan. Dia bisa belajar atau menjadi Youtuber seperti saya," ucap Jang.

Jang bukan satu-satunya orang Korea Utara yang menjadi Youtuber. Beberapa orang lainnya juga menjadi Youtuber Korea Utara, namun mereka lebih memilih untuk membuka saluran dengan menggunakan gaya make up ala Korea Utara, atau memperkenalkan makanan dari negara tersebut.



Kang Na-ra, seorang gadis 22 tahun dengan rambut berwana coklat mengatakan bahwa dia punya klub penggemar setia. Dalam salah satu acaranya, Kang mengenakan seragam militer Korea Utara dan menunjukkan cara berdandan make up ala Korea Utara.

"Saya senang ketika saya berkomunikasi dengan orang-orang, menanggapi komentar atau mendengar rekomenasi orang tentang apa yang harus saya bicarakan atau lakukan selama siaran."

Fenomena Youtuber dari Korea Utara di Korea Selatan dan bahkan di belahan dunia lain tentunya menarik perhatian.

"Tentu saja, orang sangat tertarik dengan poitik Korea Utara, tapi mereka juga ingin tahu tentang kehidupan sehari-hari mereka," ata Jeon Young-sun, seorang profesor riset di Universitas Konkuk Seoul.

"Apa yang mereka makan? Apa yang mereka lakuka pada akhir pekan? Atau bagaimana mereka hidup? Youtubers Korea Utara ini sudah membangun sebuah pasar khusus dengan berbagi cerita-cerita ini." (chs)