Wisata Hijau di Kampung Hidroponik Simorejo

CNN Indonesia | Jumat, 18/10/2019 11:38 WIB
Wisata Hijau di Kampung Hidroponik Simorejo Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kampung Simorejo di Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, Jawa Timur, mendapat julukan Kampung Hidroponik karena hampir tiap rumah warganya memanfaatkan lahan yang terbatas untuk budidaya tanaman hidroponik.

Tak hanya menanam dengan metode hidroponik saja, di kampung tersebut juga membudidayakan ikan patin dan nila.

"Hasil panen hidroponik berupa sayur-sayuran selama ini selain dikonsumsi sendiri oleh masing-masing warga, sebagian juga dijual ke para pedagang kaki lima, biasanya yang jualan mie," kata Ketua RW 09 Simorejo sekaligus penggerak kegiatan budidaya tanaman hidroponik, Ashari, seperti yang dikutip dari Antara, Jumat (18/10).

Kemarin, ia melanjutkan, warga Kampung Simorejo memanen beragam sayur termasuk selada merah, kangkung, dan sawi yang ditanam secara hidroponik. Kegiatan panen dilakukan tiga bulan pasca penanaman.


Ashari berencana bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memasarkan hasil budi daya tanaman secara hidroponik.

"Tiap rumah nantinya harus tanam hidroponik. Sekarang ini, sejumlah warga dan tiap gang sudah ada tanaman hidroponik," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mendukung upaya warga Kampung Hidroponik.

"Ketika bicara Smart City, tak hanya bersih dan hijau, tapi juga guyub dan masyarakatnya bergotong royong. Apalagi, lingkungan seperti ini dikerjakan secara swadaya," kata Eri.

"Kalau jumlah panennya besar, saya bisa koneksikan ke rumah makan, jika butuh selada merah, sawi bisa ambil di sini. Jika hidroponik bisa langsung dijual, kampung akan tambah guyub."

Eri mengatakan warga Kampung Simorejo baru mulai bercocok tanam dengan cara hidroponik sejak Agustus 2018.

Namun ia yakin upaya warga Kampung Simorejo dalam beberapa waktu ke depan akan berkembang, dan bisa 'ditularkan' ke kampung lainnya.

"Tempat ini juga bisa dibuat menjadi Kampung Wisata Hidroponik, sehingga bisa menjadi contoh bagi kampung lainnya," katanya.
[Gambas:Video CNN] (agr)