Ketidaksukaan pada makanan, terutama sayuran, tidak muncul begitu saja. Studi terbaru dari University of Kentucky, Amerika Serikat menunjukkan, ketidaksukaan pada makanan dapat muncul karena gen.
Kecenderungan genetik tertentu dapat membuat seseorang lebih sensitif terhadap rasa pahit dari sebuah makanan, sehingga dapat memunculkan perasaan tak suka pada makanan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:5 Alasan Ketagihan Makan 'Junk Food' |
Saat makan sayuran, orang dengan kecenderungan genetik tersebut sensitif terhadap rasa pahit sehingga dapat menimbulkan mual bahkan muntah. Alhasil, orang-orang dengan kecenderungan tersebut memilih untuk tidak mengonsumsi sayuran atau makanan pahit.
Studi ini menunjukkan, orang dengan 'gen pahit' tersebut 2,6 kali makan lebih sedikit sayuran daripada orang yang tidak memiliki gen tersebut. Studi ini menyebut, indra perasa bergantung pada lebih dari satu atau dua gen, yang sudah diteliti adalah AVI dan PAV.
Sekitar 50 persen orang di dunia memiliki keduanya, sehingga bisa merasakan pahit dan manis, walaupun tidak sensitif.
Sekitar 25 persen di antaranya memiliki AVI lebih banyak, sehingga sama sekali tidak sensitif terhadap pahit, bahkan menganggapnya manis. Sebanyak 25 persen lainnya memiliki PAV lebih banyak, sehingga sangat sensitif terhadap rasa pahit.
Lihat juga:Cara Memilih Buah Durian yang Enak dan Manis |
"Sehingga sayuran [pahit] tidak disukai, dan karena orang menyamaratakan, jadi semua sayuran tidak disukai," kata Duffy.
Beberapa jenis sayuran yang memiliki rasa pahit diantaranya adalah brokoli, kangkung, pakcoy, selada, dan kembang kol.
Menurut Duffy, kini para ahli tengah mencoba untuk mengurangi rasa pahit dari sayuran agar orang tetap memakannya karena kaya akan nutrisi penting. Beberapa percobaan terbukti berhasil, misalnya kubis yang dimakan hari ini lebih manis ketimbang kubis di masa lalu.
Orang yang sensitif terhadap rasa pahit ini dapat mengonsumsi sayuran dengan mengolahnya terlebih dahulu untuk mengurangi rasa pahit.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)