Namun, vonis diabetes bukan lah akhir dari kehidupan. Penyandang diabetes masih bisa menikmati hidup, meski dengan mematuhi panduan yang berlaku.
Ahli gizi Fiastuti Witjaksono bahkan mengatakan bahwa tak ada yang berbeda antara pola makan penyandang diabetes dengan orang pada umumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:5 Fakta tentang Nasi Putih |
Alih-alih mengikuti pola makan ketat dengan mengurangi porsi makan, penyandang diabetes justru disarankan untuk menjalani pola makan tepat dengan gizi seimbang yang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
"Penyandang diabetes membutuhkan nutrisi seperti karbohidrat dengan indeks glikemik rendah, serat yang tinggi, vitamin, dan mineral," ujar Fiastuti.
Pola makan tepat bagi penyandang diabetes dapat dieksekusi dengan menerapkan konsep 'tepat 3J'. Pola makan ini memperhatikan jadwal, jumlah, dan jenis asupan demi menstabilkan kadar gula darah.
Tepat jumlah merupakan kebutuhan kalori harian yang disesuaikan dengan berat bada, usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik.
Sedangkan tepat jenis merupakan pilihan penyandang diabetes dengan menghindari makanan yang mengandung gula atau karbohidrat sederhana seperti makanan dan minuman manis.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kemenkes 2018 mencatat, prevalensi diabetes mengalami peningkatan dari 6,9 persen pada 2013 menjadi 8,5 persen pada 2018.
[Gambas:Video CNN] (asr/asr)