9 Manfaat Daun Salam, Merawat Rambut hingga Kontrol Diabetes

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 05/12/2019 19:11 WIB
Dalam masakan, daun salam bermanfaat untuk memberikan aroma wangi. Bagi tubuh, daun salam menawarkan sejumlah manfaat untuk kesehatan. Ilustrasi daun salam. (Foto: commons.wikimedia.org/W.A.Djatmiko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Daun salam sangat lekat dengan beragam olahan masakan Indonesia. Manfaat daun salam dalam masakan antara lain memberikan aroma rempah yang wangi, sehingga mampu menghilangkan bau anyir dari daging hingga meningkatkan nafsu makan.

Namun, daun salam tak hanya bisa digunakan dalam masakan. Daun salam juga dapat dinikmati sebagai minuman yang dikenal dengan nama 'rebusan daun salam'.

Kandungan pada daun salam dipercaya memberikan sejumlah manfaat sehat. Merangkum dari Times of India, berikut adalah manfaat daun salam untuk kesehatan.



1. Melancarkan pencernaan

Daun salam dapat membantu mengeluarkan racun pada tubuh melalui urin karena sifatnya yang diuretik. Ketika tubuh mengalami keracunan, daun salam bisa membantu merangsang muntah agar racun bisa dikeluarkan kembali oleh tubuh.

Selain itu, senyawa organik yang ditemukan pada daun salam juga efektif untuk mengatasi sakit perut, menenangkan iritasi usus, dan bahkan mengurangi gejala penyakit Celiac.

2. Mengontrol diabetes

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di National Center for Biotechnology Information (NCBI) pada tahun 2008, daun salam memiliki peran untuk meningkatkan fungsi reseptor insulin dan mengatur kadar gula darah.

Selain itu, daun salam juga berperan dalam metabolisme glukosa sehingga aman bagi penderita diabetes.

3. Melindungi dari infeksi jamur

Menurut peneliti, daun salam memiliki sifat anti-jamur yang membantu melindungi kulit dari infeksi atau iritasi. Mengonsumsi rebusan air daun salam secara teratur disebut dapat menciptakan lapisan pelindung yang akan menghalangi membran dari semua jenis bakteri di udara.

4. Mengurangi kecemasan dan stres

Daun salam kaya akan senyawa yang disebut Linalool yang dapat membantu menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh, terutama saat digunakan sebagai aromaterapi.

Hormon stres yang berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan mental, seperti menyebabkan kecemasan hingga depresi.

5. Meningkatkan kesehatan jantung

Asam caffeic dan senyawa organik yang terkandung dalam daun salam penting untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Senyawa rutin dapat memperkuat dinding kapiler jantung, sedangkan asam caffeic berfungsi untuk menghilangkan kolesterol jahat di tubuh.

6. Mencegah kanker

Kombinasi antioksidan dan senyawa organik pada daun salam dapat membantu melindungi tubuh dari efek radikal bebas yang menyebabkan kanker, menurut jurnal Nutrition Research. Kombinasi tersebut termasuk fitonutrien, katekin, linalool, dan parthenolide.

7. Mengontrol kolesterol

Penelitian yang diinisiasi oleh Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya pada tahun 2019 menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun salam memiliki efek yang kuat untuk menurunkan kadar kolesterol dengan cara menghambat aktivitas HMG-CoA reduktase. Aktivitas ini disebabkan oleh senyawa fenolik dan antioksidan dari ekstrak daun salam.

8. Merawat rambut

Jika Anda menginginkan rambut yang sehat dan bebas ketombe, cobalah untuk memanfaatkan daun salam sebagai perawatan rambut alami.

Bahan-bahan kimia yang terkandung dalam daun salam dapat membantu menghilangkan kulit kepala kering penyebab ketombe.


9. Anti peradangan

Daun salam mengandung fitonutrien unik bernama parthenolide, yang dapat dengan cepat mengatasi peradangan dan iritasi ketika dioleskan ke daerah yang mengalami sakit sendi atau radang sendi.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Phytotherapy Research Journal mengungkapkan bahwa daun salam mengandung minyak esensial Laurus nobilis Linn yang memberi efek anti peradangan.

[Gambas:Video CNN]

(aul/ayk)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA