"Banyak wanita ragu dan malu untuk mencari pertolongan mengenai disfungsi seksual. Padahal, disfungsi seksual dapat ditangani dan bisa meningkatkan kualitas hidup," kata ahli kandungan dan kebidanan, Grace Valentine di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Disfungsi seksual merupakan kondisi yang mengganggu dan menghambat wanita untuk mendapatkan kepuasan seksual atau orgasme. Umumnya kondisi ini berupa kurangnya gairah seksual, nyeri saat berhubungan, dan gangguan lainnya selama proses berhubungan intim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, disfungsi seksual disebabkan oleh lima hal di antaranya fisik, psikologis, hormonal, gaya hidup, dan kualitas hubungan dengan pasangan.
"Secara fisik paling sering penyebabnya adalah keputihan dan beberapa penyakit. Banyak pula yang penyebabnya karena kurang komunikasi dengan pasangan," ujar Grace.
Penyebab itu mesti diatasi agar disfungsi seksual tak lagi mengganggu. Misalnya, jika penyebab karena kurang berkomunikasi dengan pasangan, maka komunikasi itu perlu diperbaiki.
Beberapa disfungsi seksual tak bisa diatasi seorang diri. Kondisi ini membutuhkan bantuan dari ahli medis maupun psikolog agar dapat tertangani dengan baik.
Dokter akan melihat secara menyeluruh penyebab disfungsi seksual wanita, lalu memberikan diagnosis, dan mengobatinya sesuai dengan tata laksana kedokteran. Dokter lalu akan menentukan pengobatan atau terapi atau keduanya untuk mengatasi disfungsi seksual.
Tulisan ini merupakan bagian dari fokus Kala Wanita 'Susah' Bercinta.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)