Desember, Bulan Efektif untuk Cari Kerja

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 08:15 WIB
Desember, Bulan Efektif untuk Cari Kerja Ilustrasi. Bulan desember identik dengan liburan, sehingga banyak orang yang enggan mencari kerja di bulan tersebut karena dinilai tak efektif. (Foto: Jeshoots)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebagai bulan penghujung tahun, Desember memang identik dengan liburan dan perayaan. Di sisi lain, perusahaan sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan proyek hingga 'tutup buku'. Membuat banyak orang berpikir, bulan Desember tampak kurang efektif untuk cari kerja.

Nyatanya, dalam sebuah survei terhadap lebih dari 500 HRD dan manajer perekrutan yang dirilis portal pencarian kerja online Jobstreet, 94 persen responden justru merekomendasikan agar pencari kerja tetap melakukan usaha pencarian kerja hingga akhir tahun.

Buka hanya karena perusahaan masih membuka lowongan, ada keuntungan lain bila Anda tetap berusaha mencari kerja di bulan Desember.



Berikut sejumlah keuntungan mencari kerja di bulan Desember:

1. Berkurangnya kompetisi

Cukup banyak pekerja yang menganggap kalau akhir tahun bukanlah waktu yang tepat untuk mencari kerja. Sehingga menurut Jobstreet, Desember kerap menjadi bulan yang sepi pencari kerja.

Dengan kata lain, saingan untuk mencari kerja terbilang lebih sedikit di bulan ini. Peluang untuk dipanggil interview dan melanjutkan proses pun jadi lebih terbuka ketimbang di bulan puncak pencarian kerja, yaitu Januari dan Februari.

2. Suasana hati yang baik

Karena identik dengan bulan liburan, banyak orang yang memiliki suasana hati yang lebih baik di bulan Desember, termasuk para perekrut.

Suasana hati yang lebih cerah tentu membuat Anda lebih mudah untuk mencuri hati para perekrut kerja saat wawancara, bahkan membuat proses pemeriksaan dokumen yang terbilang ketat menjadi lebih lancar.

Sedangkan awal tahun, perekrut sudah mulai fokus terhadap target-target selama setahun dan tingkat stres mulai bertambah karena masa liburan telah usai. Proses penerimaan karyawan menjadi lebih ketat.

3. Peluang jejaring sosial

Selain jadwal liburan, bulan Desember juga kerap dipenuhi dengan rangkaian acara, baik acara kantor, keluarga besar, hingga reuni. Momen tersebut bisa dimanfaatkan untuk menjalin hubungan dengan orang baru dan memperluas jejaring sosial.

Semakin luas jejaring sosial, maka informasi tentang adanya lowongan pekerjaan kian terbuka lebar. Jangan malu untuk mengungkap kalau kini Anda sedang mencari kerja dan meminta bantuan mereka untuk mencari informasi lowongan untuk Anda.

Biasanya, perekrut akan lebih mempertimbangkan pencari kerja yang direkomendasikan oleh 'orang dalam'. Walau begitu, proses akan tetap berjalan profesional sehingga Anda perlu lebih menyiapkan diri agar tak mengecewakan.

4. Menjadi kandidat awal

Lebih cepat melamar, maka profil Anda akan dilihat lebih awal oleh perekrut. Bila memenuhi syarat, maka besar kemungkinan Anda menjadi kandidat awal yang dipanggil untuk memulai proses rekrutmen.

Dibandingkan dengan melamar di awal tahun, CV Anda mungkin saja akan tertumpuk dengan CV dari pelamar lain yang biasanya 'membludak' di awal tahun.


5. Terlihat tekun

Saat banyak pencari kerja yang 'absen' di bulan Desember, kegigihan Anda tetap mencari kerja di musim liburan dapat menunjukkan kalau Anda cukup tekun.

Menurut Jobstreet, sebagian besar perusahaan menganggap ketekunan sebagai karakter yang penting karena dapat membuat seseorang bekerja lebih produktif.

[Gambas:Video CNN]

(ayk/ayk)


BACA JUGA