FOTO: Tarantula Goreng, Si Renyah Camilan Unik dari Kamboja

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 08/12/2019 12:03 WIB

, CNN Indonesia -- Setelah dibubuhi garam dan rempah-rempah, tarantula kemudian digoreng dan siap menggoyang lidah dengan teksturnya yang renyah.

Di Kamboja, dengan kocek sebesar 2 ribu riel atau setara dengan Rp6.900, Anda bisa mendapatkan kenikmatan dari renyahnya daging tarantula. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
Tarantula-tarantula garing nan renyah itu jadi camilan tradisional masyarakat Kamboja, khususnya mereka yang tinggal di Kota Skuon yang kerap dijuluki 'Spiderville'. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
Masyarakat Kamboja telah berburu tarantula sebagai camilan dan obat tradisional sejak lama. Namun, di bawah rezim Khmer Merah pada 1970-an, kelaparan membuat konsumsi tarantula menjadi satu-satunya pilihan yang tersedia. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
Yee Thon, seorang warga Kamboja berusia 65 tahun, mengenang masa-masa itu. Thon biasanya membungkus tarantula dengan daun pisang untuk kemudian dipanggang. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
Beda dulu dan sekarang. Proses memasak tarantula kini lebih sederhana. Lon, misalnya, hanya tinggal membubuhi tarantula dengan garam dan rempah-rempah untuk kemudian digoreng.
Namun, camilan tarantula kian termakan zaman. Hutan-hutan Kamboja--yang sebelumnya jadi 'ladang' tarantula--dengan cepat tergantikan oleh kebun mete dan karet. Belum lagi ancaman penebangan kayu ilegal. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)
 Sejak awal 1990-an, Kamboja telah kehilangan 20 persen lahan hutannya yang menjadi tempat tinggal tarantula. (Photo by TANG CHHIN Sothy / AFP)