Cedera itu disebabkan karena gangguan ponsel saat berjalan ataupun menyetir. Kecelakaan tersebut paling banyak menimpa usia muda yakni 13-29 tahun.
Kecelakaan karena melihat ponsel saat beraktivitas itu umumnya menyebabkan luka pada wajah dan cedera di kepala. Memar otak dan cedera organ bagian dalam juga kerap ditemukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil dari laserasi wajah dan jaringan parut dapat menyebabkan kecemasan dan menurunkan harga diri," tulis peneliti dalam studinya yang dipublikasikan di jurnal JAMA, dikutip dari CNN.
Hasil studi ini mendapati cedera karena ponsel awalnya jarang terjadi. Namun, setelah Apple mengeluarkan iPhone terbaru pada 2007, kecelakaan karena ponsel terus meningkat.
Kematian akibat gangguan ponsel juga ditemukan melonjak. National Safety Council AS menemukan 2.841 orang meninggal dunia karena kecelakaan akibat gangguan ponsel.
Governors Highway Safety Association juga mengestimasi lebih dari 6.000 kematian pejalan kaki pada 2018. Jumlah tertinggi dalam 20 tahun terakhir.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)