Pesta Seafood di Pasar Ikan Jagalchi Busan

CNN Indonesia | Kamis, 12/12/2019 13:07 WIB
Pesta Seafood di Pasar Ikan Jagalchi Busan Pasar Ikan Jagalchi di Busan, Korea Selatan. (Istockphoto/ Julien Viry)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar ikan bukan hanya jadi objek wisata seru di Jepang. Di Korea Selatan, ada juga pasar ikan yang selalu ramai didatangi turis, yakni Pasar Ikan Jagalchi di Busan.

Pasar Ikan Jagalchi, yang terletak di jalan tepi pantai berdekatan dengan pelabuhan di wilayah Jung-gu, adalah pasar seafood terbesar di Korea Selatan.

Pasar ini tidak hanya menjual tangkapan laut yang segar, namun juga yang sudah dikeringkan.


Mulai dari ikan tuna, salmon, ikan buntal, kepiting raja, berbagai jenis udang, cumi, babi laut, hingga kerang dan siput laut dapat ditemui dengan mudah di pasar ini.

Pasar Jagalchi juga memiliki lapak penjual makanan matang berbahan dasar seafood. Turis yang datang dari luar Korea Selatan bisa langsung menyicipi kesegaran tangkapan laut para nelayan di sana.

Seperti menu ikan makarel segar siap santap yang diletakkan di dalam kotak kayu.

Oleh sebab itu tempat ini disebut sebagai surga bagi para pecinta makanan laut.

Hidangan laut segar

Karena berada di dekat pelabuhan Namp di Busan, Pasar Ikan Jagalchi menyediakan banyak hasil laut yang segar.

Setiap hari ikan-ikan yang baru ditangkap diantar nelayan dan langsung dibersihkan sebelum dipajang oleh para pedagang.

Pasar ikan di Busan ini terbagi menjadi dua bagian yaitu; bagian dalam gedung dan luar gedung.

Gedung utama pasar ini terletak tepat di sebelah lapangan parkir Pasar Jagalchi dan ditandai dengan adanya instalasi seni yang terbuat dari besi baja berbentuk ikan-ikan yang sedang berenang.

Begitu memasuki lantai dasar bagian dalam gedung, pengunjung seolah-olah memasuki akuarium, karena banyaknya pedagang ikan menjajakan dagangannya, tidak hanya di dalam akuarium namun juga dalam kolam-kolam kecil yang dilapisi terpal.

Segala jenis bentuk ikan berenang di dalam kolam dan akuarium, menunggu pembeli datang dan mengolah mereka menjadi makanan nikmat.

Area makan di Pasar Jagalchi. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Pada lantai pertama gedung tersebut, pengunjung akan menemukan pujasera berisi puluhan kios makan dan restoran yang menyajikan hidangan laut segar.

Pada jam makan siang, tempat ini selalu penuh dikunjungi warga lokal untuk menikmati santap siang.

Menu makanan laut yang paling digemari adalah nakji (tentakel gurita) dan sup ikan segar.

Untuk harga satu porsi sup ikan segar berkisar 15 ribu won (sekitar Rp175 ribu). Meskipun terkesan mahal, namun satu porsi sup ikan dapat dinikmati oleh empat orang.

Pada lantai lima gedung pasar, terdapat restoran makan sepuasnya yang menjual berbagai jenis hidangan laut segar.

Selesai menjelajahi gedung pasar, jangan lupa untuk menyisir bagian luar gedung karena masih ada ratusan pedagang hewan laut bahkan jajanan laut yang siap santap.

Jajanan khas Korea Selatan, seperti gimbab, teoppoki, hingga oden jiga, banyak ditemui di luar gedung.

Beberapa pedagang di luar gedung pasar memiliki restoran di belakang kios. Pengunjung bisa langsung memilih hewan laut yang diinginkan, dan pemilik kios akan langsung mengolahnya menjadi menu makanan laut khas Korea Selatan yang menggiurkan.

Pasar Jagalchi buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga pukul 22.00. Namun bila ingin melihat para pedagang mengambil pasokan hewan laut segar dari para nelayan sekaligus menikmati pemandangan matahari terbit, pengunjung dapat datang pada pukul 05.00.

Untuk restoran yang berada di wilayah pasar sendiri mulai buka pada pukul 09.00 dan tutup pada pukul 24.00.

Pasar ini selalu tutup pada hari Selasa di minggu pertama dan minggu ketiga.

Waktu yang paling menarik untuk mengunjungi Pasar Jagalchi adalah di bulan Oktober. Karena di bulan ini Festival Wisata Budaya Jagalchi diadakan.

Pasar ikan Jagalchi sangat mudah untuk dikunjungi karena ada pilihan transportasi umum yang melewati pasar ini seperti bus atau kereta bawah tanah.

[Gambas:Video CNN]

(ANTARA/ard)