Mengenal Kanker Ginjal Seperti yang Diidap Vidi Aldiano

tim, CNN Indonesia | Jumat, 13/12/2019 14:42 WIB
Mengenal Kanker Ginjal Seperti yang Diidap Vidi Aldiano Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengidap kanker ginjal. (Dok. Vidi Aldiano)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lewat unggahan video di akun Instagram, penyanyi Vidi Aldiano mengatakan kalau dirinya mengidap kanker ginjal. Dalam video tersebut, Vidi juga memohon doa untuk kelancaran operasi kanker ginjal yang dilaksanakan hari ini, Jumat (13/12), di sebuah rumah sakit di Singapura.

"Halo semuanya, mungkin banyak yang bertanya dari kemarin kenapa gue bolak-balik ke Singapura. Hari ini gue baru bisa kasih tau alasannya," kata Vidi mengawali video itu.

[Gambas:Instagram]


Vidi kemudian mengungkapkan dirinya rutin berkonsultasi ke dokter di Singapura untuk memantau perkembangan kesehatan. Ia menyebut semua jenis pemindaian kanker sudah dijalani.

Setelah berkonsultasi dengan dokter, Vidi pun mengambil keputusan untuk menjalani operasi pengangkatan kanker di ginjal kirinya tersebut pada hari ini.

Mengutip Web MD, kanker ginjal merupakan penyakit saat sel-sel ginjal menjadi ganas (kanker) karena tumbuh di luar kendali dan membentuk benjolan. Biasanya terjadi pada salah satu ginjal.

Rata-rata kanker ginjal muncul di lapisan tabung kecil bernama tubulus di area ginjal dan biasanya disebut dengan karsinoma sel ginjal.

Bila kanker ginjal ditemukan sebelum menyebar ke organ lain, maka kanker ini lebih mudah untuk diobati dan sembuh.

Gejala kanker ginjal

Di awal pertumbuhan sel kanker, kanker ginjal sebagian besar tak bergejala hingga akhirnya sel kanker tumbuh lebih besar.

Ada sejumlah gejala kanker ginjal yang bisa Anda waspadai antara lain:

- Urine berwarna merah muda karena mengandung darah.
- Teraba benjolan di area pinggang ke arah belakang.
- Hilang nafsu makan secara tiba-tiba.
- Rasa nyeri pada pinggang yang tak reda dalam waktu lama.
- Deman yang berlangsung selama 2 minggu lebih tanpa ada infeksi tenggorokan atau flu.
- Sering kelelahan tanpa sebab.
- Bengkak di pergelangan kaki.

Bila merasakan gejala-gejala tersebut, terutama saat merasa nyeri dan teraba benjolan pada sisi pinggang, segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter.

Diagnosa kanker ginjal memerlukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes menyeluruh. Tes tersebut antara lain tes urine, tes darah, rontgen ginjal, ultrasonografi, CT scan, magnetic resonance imaging (MRI), serta arteriogram ginjal.

Gejala kanker ginjal akan semakin nyata bila tahapan kanker ginjal sudah semakin besar. Kanker ginjal sendiri memiliki 4 tahap yakni:

- Tahap 1: sel kanker sebesar 7 cm atau lebih kecil timbul di dalam ginjal.
- Tahap 2: sel kanker tumbuh lebih besar dari 7 cm.
- Tahap 3: sel kanker sudah menyebar ke setidaknya salah satu kelenjar getah bening di dekatnya, atau di pembuluh darah utama ginjal, atau meluas ke vena mayor atau jaringan perinefrik.
- Tahap 4: sel kanker telah menyebar ke organ lain, seperti usus, pankreas , atau paru-paru.

Penyebab kanker ginjal

Belum diketahui pasti apa penyebab kanker ginjal. Namun, sejumlah pilihan gaya hidup dapat meningkatkan risiko kanker ginjal. Berikut sejumlah faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengidap kanker ginjal:

1. Merokok
Perokok memiliki risiko terkena kanker ginjal dua kali lebih besar ketimbang mereka yang tidak merokok.

2. Pria
Pria juga memiliki risiko terkena kanker ginjal dua kali lebih besar ketimbang wanita.

3. Kelebihan berat badan
Berat badan di atas angka normal indeks massa tubuh bisa menyebabkan perubahan hormon yang meningkatkan risiko kanker ginjal.

4. Obat penghilang nyeri
Menggunakan obat penghilang rasa sakit dalam jangka waktu lama dapat meningkatkan risiko kanker ginjal.

5. Genetik
Faktor genetik tertentu seperti penyakit von Hippel-Lindau ( VHL ) atau karsinoma sel ginjal papiler bawaan juga dapat menyebabkan seseorang lebih mungkin mengidap kanker ginjal. Memiliki riwayat keluarga dengan kanker ginjal terutama saudara kandung juga menjadi faktor risiko utama.

6. Terpapar bahan kimia
Terkena bahan kimia tertentu, seperti asbes , kadmium, benzena, pelarut organik, atau herbisida dapat meningkatkan risiko.

7. Hipertensi
Walau belum diketahui pasti apakah tekanan darah tinggi atau obat yang digunakan, namun orang dengan hipertensi lebih mungkin terkena kanker ginjal.

Penyembuhan kanker ginjal

Kanker ginjal akan ditangani oleh beberapa ahli sekaligus, seperti ahli urologi, ahli onkologi medis atau radiasi, serta ahli bedah.

Ada beberapa jenis pengobatan untuk kanker ginjal. Dalam banyak kasus, operasi adalah langkah pertama untuk menyembuhkan kanker ginjal. Meskipun operasi mampu mengangkat seluruh sel kanker, perawatan lanjutan masih perlu dilakukan agar semua sel kanker benar-benar hilang.


Pencegahan

Seperti jenis kanker lain, kanker ginjal bisa dicegah dengan penerapan gaya hidup sehat seperti berhenti merokok, menjaga berat badan sehat, menjaga tekanan darah, serta mengurangi paparan bahan kimia ke dalam tubuh.

[Gambas:Video CNN] (ayk/ayk)


ARTIKEL TERKAIT