Pernyataan tersebut dinilai kurang tepat. Telur merupakan salah satu sumber protein yang terbaik. Salah satu fungsi protein adalah memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot.
Namun, otot yang kekar hanya dapat terbentuk jika dipicu oleh olahraga. Proses olahraga membentuk luka-luka kecil pada serat otot jaringan ikat. Asupan protein yang banyak dapat membuat jaringan otot pulih dan terus menebal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Radityo juga mengatakan, bukan sembarang olahraga yang bisa membentuk otot. Olahraga yang membentuk otot adalah yang berhubungan dengan beban, bukan aerobik.
"Pembentukan otot itu terjadi saat otot diberikan beban, misalnya seperti olahraga angkat beban," ujar Radityo yang juga merupakan pemenang L-Men of The Year 2019.
Asupan protein untuk membentuk otot saat berolahraga juga tak melulu harus bersumber dari telur. Protein lain seperti daging, ayam, dan susu juga dapat membentuk otot yang kekar ketika diiringi dengan olahraga.
Studi menunjukkan, asupan protein pada orang dewasa yang berolahraga adalah 1,6-2,2 gr/kg berat badan per hari. Misalnya, jika berat badan 62 kg, maka kebutuhan protein dengan rata-rata 2 gr/kg adalah 124 gr protein per hari.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)