Sebelum meninggal, The Guardian melaporkan sejak dua tahun terakhir Ungaro memiliki kondisi kesehatan yang lemah. Ungaro meninggalkan seorang istri, Laura Bernabei dan seorang putri.
Semasa hidupnya, desainer Prancis yang pernah berlatih di Balenciaga ini mendirikan rumah mode eponymousnya sendiri pada 1965. Namun dia memutuskan untuk pensiun pada 2004 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia 'ikut' Balenciaga selama tiga tahun. Baginya, pelajaran yang didapat dari Balenciaga sangat bermakna dan membekas di hati. Ungaro menghargai kenangan dan waktunya selama bekerja di sana, sekalipun dia sudah tak lagi bergabung bersama rumah mode tersebut. Hal ini diwujudkan Ungaro di tahun 1986 dengan mendedikasikan koleksi couture musim gugur dan musim dinginnya untuk Monsieur Cristobal Balenciaga.
Selain Balenciaga dan labelnya sendiri yang dibukanya bersama dengan Sonja Knapp dan Elena Bruna Fassio, Ungaro juga bekerja sama dengan Courreges, Ferragamo, dan Bulgari.
Mengutip Vogue, Ungaro punya selera mode yang unik. Dia banyak memilih warna lembut tapi tak pernah menghindari warna cerah atau bold.
"Saya benci pada pakaian yang membosankan," kata Ungaro kepada Washington Post pada 1977.
"Saya benci melihat wanita berbusana dengan cara yang menyedihkan."
[Gambas:Instagram] (chs)