Tips Beri Kado Natal untuk Orang Terkasih

CNN Indonesia | Rabu, 25/12/2019 15:56 WIB
Tips Beri Kado Natal untuk Orang Terkasih Ilustrasi kado natal. (Picjumbo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seluruh umat Kristiani di dunia sedang merayakan Natal. Tak jarang, momen ini akan dijadikan ajang tukar kado antarteman, rekan kerja, dan keluarga.

Agenda penukaran kado juga terkadang menjadi momen yang ditunggu-tunggu karena bisa sekaligus berkumpul dengan teman lama atau keluarga lengkap. Namun, ada hal yang harus diperhatikan dalam pemberian kado agar momen ini bisa semakin dikenang.

Mengutip CNN, hadiah juga dapat mengangkat suasana hati dan membuat hubungan yang semula renggang menjadi lekat kembali. Selain itu, pemberian kado juga bisa menjadi pesan kepada orang yang Anda sayangi bahwa Anda peduli.


Pemberian hadiah bahkan menjadi bisnis komersial yang cukup menguntungkan. Di Amerika Serikat (AS) misalnya, sejumlah pihak memperkirakan konsumen menghabiskan dana hingga US$942 untuk hadiah natal, naik dari posisi 2018 lalu yang sebesar US$885.
Secara keseluruhan, konsumen bisa saja menggelontorkan dana hingga US$1 triliun pada tahun ini. Namun, jangan lupa, Anda juga harus memikirkan secara matang hadiah yang akan diberikan agar sang penerima semakin terkesan.

Berikut tips dalam memberikan hadiah:

1. Jangan Menggabungkan Hadiah Kecil dengan Hadiah Besar

Ketika seseorang menerima hadiah kecil yang digabungkan dengan hadiah besar, maka mereka akan memperkirakan harga kado tersebut. Dengan demikian, hadiah kecil yang diberikan bersamaan dengan hadiah besar akan merusak suasana.

Psikolog di Universitas Worcester Daniel Farrelly mencontohkan seseorang memberikan hadiah sebotol minuman anggur dengan beberapa gelas plastik. Hal itu secara tidak langsung telah merendahkan kado itu sendiri.

"Itu karena manusia cenderung tidak berpikir secara rasional dan ekonomi tentang hal-hal semacam ini," kata Farrelly, dikutip Rabu (25/12).

[Gambas:Video CNN]

2. Kado yang Memberikan Pengalaman

Hadiah berupa iPhone bisa jadi cepat dilupakan oleh penerima, berbeda dengan kado natal berupa tiket untuk berlibur dan menonton konser. Hal itu akan memberikan kenangan tersendiri di benak seseorang untuk jangka panjang.

"Hadiah berupa pengalaman akan lebih diingat karena menciptakan pengalaman. Seseorang mungkin ingin hadiah tablet yang dibeli teman, tetapi keinginan itu tak sebesar liburan dua minggu ke Florida. Kenangan dan keterikatan emosional akan lebih besar," ungkap Farrelly.


3. Jangan Lupa Beri Kartu Ucapan

Pemberian hadiah bisa menjadi sia-sia jika tak disertakan dengan kartu ucapan di dalamnya. Ingat, Anda membeli barang bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk seseorang yang Anda kasihi.

"Pemberian hadiah itu berbeda, karena tidak membeli hadiah untuk diri sendiri," kata Ekonom Joel Waldfogel.


4. Berpikir Seperti Penerima Hadiah

Ketika membeli hadiah, sebaiknya Anda memikirkan hal-hal yang dibutuhkan oleh sang penerima. Bahkan, tak ada salahnya jika Anda menanyakan kepada penerima apa yang diinginkan.

Waldfogel mengatakan ada percakapan di antara anggota keluarga yang sepakat memberikan hadiah yang memang dibutuhkan penerima.

5. Menghabiskan Dana Lebih Banyak untuk Orang Lain

Sebuah penelitian menemukan bahwa belanja untuk orang lain akan membawa kebahagiaan tersendiri. Perasaan bahagia itu akan bertahan lama ketimbang Anda menghabiskan uang untuk diri sendiri.

Memang penting untuk memenuhi kebutuhan untuk diri sendiri. Namun, penelitian itu mengingatkan bahwa ada manfaat jika Anda lebih bersikap murah hati kepada orang-orang di sekitar. (aud/ayp)