Menurutnya, insiden meninggalnya warga di Purwakarta, Jawa Barat, karena terjangkit DBD merupakan peringatan bagi pihaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wabah itu memang akan menjadi hal berbahaya bila dari awal tidak ditindaklanjuti, namun kita sudah menindaklanjuti dengan kewaspadaan yang tinggi," ucap Terawan.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
Terpisah, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut ada 84 laporan kasus DBD di enam provinsi di Indonesia sejak awal 2020, yakni di Kalimantan Tengah, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat.
Namun demikian, Nadia menyebut kasus DBD tersebut terbilang masih cukup rendah dan belum menjadi kasus kejadian luar biasa (KLB).
Kemenkes sendiri sejak November 2019 telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemerintah provinsi dan rumah sakit terkait antisipasi DBD. Surat edaran tersebut mempertimbangkan faktor curah hujan tinggi yang meningkatkan risiko kasus DBD.
Diketahui, kejadian demam berdarah pada 2019 melonjak hingga 100 persen dengan total 124 ribu kasus dan 831 orang meninggal. Beberapa wilayah dengan kasus DBD tertinggi adalah Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan juga Sumatera Utara.
[Gambas:Video CNN] (mts/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen