Pria Terpendek Dunia Meninggal Karena Pneumonia

tim, CNN Indonesia | Senin, 20/01/2020 12:24 WIB
Pria Terpendek Dunia Meninggal Karena Pneumonia Khagendra Thapa Magar, pria terpendek dunia meninggal dunia di Nepal pada dalam usia 27 tahun karena pneumonia.(PRAKASH MATHEMA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pria terpendek dunia yang bisa berjalan dan diverifikasi oleh Guinness World Records meninggal pada Jumat (17/1) di sebuah rumah sakit di Nepal. Dia meninggal dalam usia 27 tahun.

Pria terpendek yang bernama Khagendra Thapa Magar yang memiliki tinggi 67,08 sentimeter meninggal dunia karena pneumonia di sebuah rumah sakit di Pokhara 200 km dari Kathmandu, Nepal.

"Dia masuk dan keluar dari rumah sakit karena pneumonia. Tapi sekarang ini jantungnya juga terkena masalah. Dia meninggal hari ini (Jumat, 17/1)," kata Mahesh Thapa, saudaranya kepada AFP.


Magar pertama kali dinyatakan sebagai pria terpendek di dunia pada 2010 setelah ulang tahun ke-18. Namun dia kehilangan gelar setelah Chandra Bahadur Dangi dari Nepal menyabet gelar tersebut. Dangi memiliki tinggi 54,6 sentimeter.


Namun kematian Dangi pada 2015 membuat Magar kembali mendapatkan gelar sebagai manusia terpendek dunia yang bisa berjalan.

"Dia sangat kecil ketika dia lahir sehingga bisa muat di telapak tangan. Sangat sulit untuk memandikannya karena dia sangat kecil," kata Roop Bahadur, ayahnya, dikutip dari Guinness World Records.

Sebagai pria terpendek dunia, Magar sempat pergi ke lebih dari 12 negara dan tampil di televisi Eropa dan Amerika Serikat.

Magar menjadi duta kampanye pariwisata Nepal. Hal ini menjadikannya pria terkecil di negara dengan puncak tertinggi dunia, Gunung Everest.

Selama masa tugasnya, dia bertemu orang pendek lainnya daria seluruh dunia, termasuk Jyoti Amge dari India

"Kami sangat sedih mendengar berita dari Nepal bahwa Khagendra tak lagi bersama kami," kata Craig Glenday, pemimpin redaksi Guinness World Records.


"Hidup memang akan jadi sangat menantang jika Anda hanya seberat 6 kg dan Anda tak cocok dengan dunia yang dibangun untuk orang kebanyakan. Tapi Khagendra tentu tak membiarkan ukurannya yang kecil menghentikannya untuk mendapat hasil maksimal dari kehidupan"

Meninggalnya Magar membuat rekor pria terpendek dunia yang bisa bergerak saat ini dipegang oleh Edward 'Nino' Hernandez dari Kolombia. Dia adalah seorang DJ yang memiliki tinggi 70,21 sentimeter.

Sedangkan rekor pria terpendek non-mobile versi Guinnness World Records dipegang oleh Junrey Balawing dari Filipina. Dia miliki tinggi 59,93 sentimeter. Namun dia tak dapat berjalan atau berdiri tanpa bantuan orang lain.

(chs)


ARTIKEL TERKAIT