7 Pelajaran Hidup yang Bisa Dipetik dari Kobe Bryant

tim, CNN Indonesia | Selasa, 28/01/2020 20:56 WIB
7 Pelajaran Hidup yang Bisa Dipetik dari Kobe Bryant Ada beberapa pelajaran hidup untuk sukses yang bisa dipetik dari Kobe Bryant semasa hidupnya. (Timothy A. CLARY / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kobe Bryant berpulang pada Minggu (26/1) karena kecelakaan helikopter. Duka masih terasa bahkan di berbagai platform media sosial. Artis, sesama atlet, penggemar bahkan mereka yang tidak kenal basket pun turut kehilangan. Bryant memang lebih dari sekadar atlet.

Terbukti ada banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari mantan pemain LA Lakers ini. Banyak yang terinspirasi, banyak pula yang tergerak berkat sang legenda.

1. Kebahagiaan jadi seorang ayah


Titel apa yang kira-kira membanggakan buat si Black Mamba? Barangkali jawabannya jadi pemain basket profesional atau peraih piala Oscar. Namun kenyataannya, dia bangga menyandang predikat sebagai ayah.

"Menjadi ayah adalah satu hal yang paling saya banggakan di dunia ini, ini adalah capaian terbesar saya," katanya mengutip dari ABS-CBN.

Dia belajar banyak hal tetapi yang menurutnya paling mendalam adalah cinta tanpa syarat untuk anak. Dari pernikahannya dengan Vanessa, Bryant dikaruniai empat orang anak. Sang putri Gianna juga menjadi korban kecelakaan helikopter bersama dirinya.

"Saya beruntung telah memiliki pengalaman itu empat kali sekarang dan tidak ada yang lebih kuat di dunia ini."

2. Mental pemenang

Soal permainan basket, Bryant mengajarkan bahwa jika ingin jadi pemenang, maka harus memiliki mental pemenang. Dia tak pernah kompromi dan mengarahkan rekan tim ke dalam pola pikir yang sama.

Dia dan sang rekan, LeBron James selalu menolak untuk menerima kesederhanaan dan kelonggaran.

"LeBron dan yang saya diskusikan adalah apa yang membentuk mentalitas pembunuh. Dia menyaksikan bagaimana pendekatan saya saat tiap latihan, dan saya secara konstan menantangnya dan teman-teman lainnya," katanya.

"Saya ingat setengah kami bermain-main. Saya datang ke ruang ganti di babak pertama dan saya berkata kepada orang-orang apa yang kita lakukan? LeBron merespons dengan cara keras, dia keluar dengan cara pikir dominan. Dan saya melihat dia memimpin dengan cara demikian sejak saat itu," ujarnya dikutip dari Daily Mail.


3. Membangun jejaring ke semua orang

Karier panjang nan cemerlang tidak ia raih sendirian. Sepanjang karier itu pula, Bryant telah meminta saran, bimbingan dan masukan dari banyak orang hebat termasuk Hakeem Olajuwon, Michael Jordan, Magic Johnson, dan Jerry West.

Tanpa ragu dia mengangkat telepon dan memanggil staf pelatih, staf pelatihan atau staf medis jika memerlukan bantuan. Dia pun juga seorang yang proaktif untuk mengambil tindakan demi membantu orang sekitar.

Banyak tersiar kabar Bryant aktif menjangkau para pemain luar biasa untuk sekadar makan, mengobrol atau berupaya membujuk mereka bergabung di Lakers. Jaringan terbukti tidak putus. Bahkan pernyataan duka juga diungkapkan oleh lawan-lawannya dulu.

4. Terus belajar dan tak malu minta saran

Sederet prestasi sudah ia torehkan, tetapi ini tak membuatnya berhenti belajar. Apa yang dia lihat, baca atau rasakan semua digunakan untuk bertumbuh sebagai pemain basket.

"Perspektif ini membuat saya ingin tahu tentang segala sesuatu, membuat semuanya menarik, dan berarti bahwa hidup adalah perpustakaan yang hidup di mana semua yang perlu saya lakukan adalah memperhatikan," katanya.

Bryant terkenal akan kebiasaannya meminta saran dari para pemain legendaris lain seperti Michael Jordan atau mereka yang hebat di bidangnya seperti penyanyi Michael Jackson dan pegolf Tiger Woods.

5. Tak kalah dengan rasa sakit

"Rasa sakit tidak menyampaikan pada Anda kapan harus berhenti. Rasa sakit adalah suara kecil di dalam kepala yang mencoba untuk menahan Anda karena tahu jika Anda melanjutkannya Anda akan berubah," kata Bryant.

Sebagai atlet, dia tak lepas dari kasus cedera. Bryant pernah bermain dengan tangan cedera, cedera pergelangan kaki, otot pundak sobek, gigi patah bahkan lutut bengkak. Namun semua itu tidak menghalangi semangatnya tetap bermain dengan baik.


6. Berkorban

Jika Anda menginginkan suatu kesuksesan besar, selalu ada 'harga' yang musti dibayar yakni pengorbanan yang tak kalah besar.

"Jika Anda ingin hebat dalam sesuatu hal, ada pilihan yang harus dibuat. Ada pengorbanan yang mengikuti," ucapnya.

Harus diakui, titel sebagai pemain basket profesional menuntutnya untuk disiplin latihan. Mau tak mau, waktu untuk keluarga juga berkumpul dengan kawan jadi tersita. "Bersedialah untuk mengorbankan apapun kecuali berkompromi dalam upaya Anda untuk menjadi yang terbaik."

Kobe BryantFoto: FREDERIC J. BROWN / AFP
Kobe Bryant


7. Tak perlu benci 'haters'

Ada penggemar, ada pula yang membenci alias haters. Bryant memberikan pelajaran bahwa mereka tak perlu dibenci. Dia malah punya pandangan positif.

"Belajarlah untuk mencintai kebencian. Rangkul itu. Bersenang-senanglah. Anda sudah mendapatkannya. Setiap orang berhak atas pendapat mereka sendiri dan setiap orang harus memilikinya tentang Anda," pesannya.

Bryant berkata Anda tak perlu mencoba menyenangkan semua orang. Itu menghabiskan energi. Lebih baik, menjadi yang terbaik yang Anda bisa. (els/chs)


ARTIKEL TERKAIT