Resor Luchon-Superbagneres di Pyrennees menggunakan helikopter pada pekan kemarin untuk memindahkan sekitar 50 ton salju dari pegunungan sebelahnya ke sejumlah spot lereng ski.
Salju itu disebar di 28 spot ski, sebagian besar di area untuk pemula dan anak-anak, kata Hervé Pounau, direktur dewan departemen setempat, seperti yang dikutip dari AFP pada Jumat (21/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun partai politik Eropa-Ecologie Les Verts telah menentang gerakan dengan Bastien Ho, sekretaris partai lokal, menggambarkannya sebagai "penyimpangan atas usaha meredakan pemanasan global".
Patrick Jimena, seorang anggota dewan ekologi di Colomiers, dekat Toulouse, mengatakan dia "geram".
"Tidak ada yang bisa membenarkan omong kosong ini," tulisnya di Facebook, menambahkan: "Ketika kita berurusan dengan pemanasan global, beberapa orang mengosongkan perahu mereka dengan sendok meskipun tsunami mendekat".
Pounau mengakui bahwa keputusan memindahkan salju dengan helikopter sangat "tak ekologis" serta itu "usaha di luar rencana dan kami tidak berniat melakukannya lagi".
Di Prancis - destinasi ski kedua di dunia setelah Amerika Serikat, musim ski menghasilkan keuntungan 9 miliar euro setiap tahun dan menyediakan 120 ribu lahan pekerjaan.
Tindakan mengejutkan resor ski Luchon-Superbagneres dilakukan di tengah-tengah liburan sekolah Februari-Maret, momen penting bagi resor ski Prancis dengan lebih dari 30 persen pendapatan mereka berasal dari periode itu.
Tetapi perubahan iklim memberikan dampak.
Menurut badan meteorologi Prancis, meskipun hujan salju berlimpah bisa terjadi pada awal musim dingin, "bulan Januari salju turun sangat ringan dan bisa membuat lereng sangat kering".
Di Pyrenees, ramalan cuaca mengatakan kalau salju hanya turun di puncak tertinggi.
Pengadilan Audit Prancis merilis laporan tahun lalu melihat dampak perubahan iklim pada resor ski di Pegunungan Alpen.
Disebutkan bahwa spot ski di ketinggian rendah atau menengah paling berisiko, dan meminta mereka untuk mendiversifikasi diri dengan menawarkan layanan wisata yang tak hanya fokus pada salju.
[Gambas:Video CNN]
(afp/ard)