Claire O'Connor memulai bisnis Fantasy Clean yang menawarkan jasa bersih-bersih dalam kondisi bugil. Bersih-bersih bukan hal baru buatnya. Ibu tiga anak ini sempat bekerja di sebuah hotel tetapi tentu saja dia bersih-bersih dalam kondisi berseragam lengkap.
"Saya pikir kenapa saya tidak mencoba hal berbeda? Saya rasa seseorang akan menyukainya," kata O'Connor mengutip dari Metro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Cepat Mengeringkan Kasur Setelah Banjir |
Untuk menggunakan jasa Fantasy Clean, Anda musti merogoh kocek lumayan dalam. Untuk jasa bersih-bersih sambil bugil, perusahaan mematok harga 95 poundsterling (hampir Rp1,7juta) per jam. Jika topless atau tanpa atasan dihargai 85 poundsterling (sekitar Rp1,5juta) dan 75 poundsterling (sekitar Rp1,3juta) dengan mengenakan lingerie.
Bisnis ini memang cukup menjanjikan. Beruntung O'Connor bukan seorang yang pemalu. Meski demikian di awal bisnis, dirinya masih merasa canggung. Kemudian lama-kelamaan dia mulai mengenal klien dan terbiasa.
Perusahaan bakal menyediakan satu petugas bersih-bersih dan klien yang berada di rumah biasanya hanya satu orang. Bersih-bersih hanya dilakukan di dalam rumah.
"Ini bukan bisnis main-main, dilarang menyentuh, dilarang mengambil gambar, tanpa tambahan, dilakukan saja, melakukan pekerjaan Anda dan pergi," imbuhnya.
Hanya saja hal ini masih menjadi perdebatan.
"Sejujurnya ini seperti pengemis. Menari dengan alat penyedot debu? Seberapa rendah seseorang mau melakukan sesuatu untuk menghasilkan uang? Ini seperti sebuah prostitusi. Apakah tak ada lagi hal yang jujur dan suci di dunia ini? Saya pikir harusnya ada hukum untuk ini dan melarang ide menjijikan ini," kata salah seorang yang kontra dengan ide tersebut.
Tak dimungkiri, laporan investigasi menemukan adanya perempuan muda yang terlibat dalam jasa bersih-bersih bugil dipaksa untuk bercinta saat sedang bekerja. (els/chs)