Peneliti dari Xishuangbanna Tropical Botanical Garden melacak asal usul virus corona.
"Studi tentang apakah pasar Huanan adalah satu-satunya tempat kelahiran virus sangat penting untuk menemukan sumbernya dan menentukan inang perantara, sehingga dapat mengendalikan epidemi dan mencegahnya menyebar lagi," kata peneliti dalam laporannya yang dipublikasikan di Chinese Institute for Brain Research, dikutip dari South China Morning Post.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil penelitian menunjukkan virus corona berasal dari luar pasar seafood Huanan. Namun, proses penyebaran terjadi di dalam pasar karena keramaian meningkatkan penularan. Belum diketahui secara pasti asal virus corona tersebut.
"Pasar yang ramai kemudian meningkatkan sirkulasi virus dan menyebarkannya ke seluruh kota pada awal Desember 2019," tulis peneliti.
Berdasarkan data genom, peneliti menyebut virus kemungkinan mulai menyebar dari orang ke orang pada awal Desember atau bahkan awal November. Berdasarkan temuan resmi WHO, virus corona menunjukkan gejala pada orang pertama kali pada 8 Desember 2019 lalu.
Selain itu, peneliti juga menyayangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China yang mengeluarkan peringatan darurat level 2 virus corona pada 6 Januari, tapi tidak disebarkan secara luas.
"Jika peringatan itu menarik lebih banyak perhatian, jumlah kasus baik secara nasional maupun global pada pertengahan hingga akhir Januari akan berkurang," kata peneliti.
Hingga saat ini (24/2), wabah virus corona sudah mencapai 79.707 kasus dengan 2.626 kematian. Sebanyak 25.225 sudah dinyatakan sembuh. China, Korea Selatan, Italia, Jepang, dan Singapura merupakan negara dengan total kasus terbanyak. (ptj/chs)