Yang Perlu Diketahui Soal Pembatalan Umrah Terkait Corona

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 17:21 WIB
Yang Perlu Diketahui Soal Pembatalan Umrah Terkait Corona Kakbah. (AFP PHOTO / KARIM SAHIB)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Arab Saudi pada Kamis (27/2) menghentikan sementara penerbitan visa umrah bagi negara-negara yang masuk dalam daftar berbahaya penyebaran virus corona, salah satunya Indonesia.

Penghentian penerbitan visa umrah ini disebutkan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Hal ini tentu saja disesalkan oleh calon jemaah umrah asal Indonesia, terutama yang batal berangkat pada Kamis (27/2).



Saat ini jemaah yang terlanjur tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta sedang berangsur dipulangkan ke daerah masing-masing.

Marketplace ibadah umrah, Umroh.com, sudah menyatakan menghentikan penjualan paket umrah di situs web maupun di aplikasi per Kamis (27/2) hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

"Mulai hari ini, untuk sementara waktu, penjualan paket umroh di website maupun di aplikasi kami hentikan sementara, sambil menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian Agama (Kemenag) dan asosiasi sampai batas waktu yang belum ditentukan," kata VP Commercial & Marketing Lia Firdausy kepada CNNIndonesia.com, Kamis (27/2).

CEO Umroh.com, Ridho Irawan, menambahkan agar jemaah tidak panik dan mau sabar menunggu pengumuman lebih lanjut dari pemerintah Indonesia, yang disebut masih melakukan negosiasi dengan Arab Saudi.



Kalau tidak yakin bakal berangkat umrah tahun ini karena virus corona, jemaah bisa langsung menghubungi agen perjalanan dan melakukan pembatalan serta memproses pengembalian dana.

Ridho mengatakan kalau kasus ini dikategorikan dalam force majeure, karena berkaitan dengan mewabahnya virus corona.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai pemulangan jemaah Indonesia yang terlanjur tiba untuk umrah, namun penerbangan keluar Arab Saudi masih dibuka.


Berikut sejumlah situs dan nomor telepon penting yang bisa dihubungi terkait pembatalan keberangkatan umrah akibat virus corona:
  • Bandara Internasional Soekarno-Hatta: 138
  • Garuda Indonesia: 08041807807 atau 021 23519999
  • Kementerian Agama: 021 3811679 atau 021 34833004 atau www.haji.kemenag.go.id
  • Badan Pengelola Keuangan Haji: www.bpkh.go.id
  • Kantor berita Arab Saudi: Saudi Press Agency, Al JazeeraGulf NewsAl Arabiya 
[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)