Studi yang dipublikasikan di Medical Science Monitor meneliti hubungan percakapan sosial melalui video call dengan kualitas tidur individu yang terisolasi karena pandemi infeksi virus corona (Covid-19) di China.
Peneliti melakukan survei pada 200 warga China pada hari ketiga isolasi diri terkait dengan koneksi sosial. Peneliti juga menganalisis tingkat kecemasan, stres dan kualitas tidur dengan menggunakan pengukuran psikologis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang yang memiliki lebih banyak modal sosial biasanya memiliki lebih sedikit stres karena mereka memiliki dukungan spiritual atau materi dari orang lain. Dukungan sosial membantu mengurangi stres dan tingkat ketakutan dan kecemasan," kesimpulan peneliti, dikutip dari Psychology Today.
Oleh karena itu, peneliti menyarankan agar setiap orang dapat menjalin dan membina hubungan dengan koneksi sosial supaya terhindar dari stres dan tidur pun lebih nyenyak.
Saat pembatasan sosial ini, manfaatkan teknologi seperti telepon dan video call untuk tetap terhubung dan saling mendukung satu sama lain. (ptj/chs)