Keputusan ini dia ambil setelah mendapat pesan dari rekannya di Pilgrim Hospital, Boston, Inggris barat. Virus corona makin merajalela di Inggris dan situasi ini begitu berat terlebih buat kalangan tenaga medis.
"Saya merasakan ini adalah apa yang saya dapatkan untuk gelar ini dan waktu yang lebih baik untuk jadi bagian dari sektor khusus ini daripada sekarang," kata Mukherjee mengutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mukherjee diundang sebagai duta kegiatan amal di sejumlah negara seperti negara-negara di benua Afrika, India, Pakistan dan beberapa negara di Asia. Awal Maret lalu, dia berada di India selama empat minggu sebagai perwakilan Conventry Mercia Lions Club. Sebagai duta dari komunitas ini, dia pun banyak melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah, mendonasikan alat tulis dan menyumbangkan dana untuk anak perempuan yang terlantar.
Meski sama-sama aksi kemanusiaan, panggilan untuk turun tangan melawan virus corona nyatanya lebih besar daripada melanjutkan agendanya sebagai Miss England.
"Saat Anda melakukan semua aksi kemanusiaan di berbagai negara, Anda masih berharap mengenakan mahkota, bersiap..terlihat cantik. (Tapi) saya ingin pulang. Saya ingin pergi dan langsung bekerja," imbuhnya.
Keinginan itu pun ia tindak lanjuti dengan menghubungi manajemen rumah sakit tempat ia bekerja dulu. Dia ingin jadi bagian dari para petugas medis karena dia mampu.
Mukherjee kembali ke Inggris pada Rabu setelah bekerja dengan British High Commision di Kalkuta. Kini dirinya masih menjalani isolasi mandiri selama satu hingga dua minggu sampai kembali ke Pilgrim Hospital. Dia mengambil spesialis kedokteran pernapasan tetapi biasanya dokter junior akan dirotasi sesuai kebutuhan.
"Tak ada waktu yang lebih baik bagi saya untuk menjadi Miss England dan membantu Inggris pada saat dibutuhkan," katanya.
(els/chs)