Studi: Ibu Hamil dengan Covid-19 Punya Gejala Ringan
CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2020 16:39 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Studi terbaru menunjukkan mayoritas ibu hamil dengan infeksi virus corona (Covid-1) punya gejala yang ringan atau tidak parah, dibandingkan dengan populasi umum.
Temuan yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics & Gynecology ini didapat setelah menganalisis 43 ibu hamil yang positif Covid-19 di New York, Amerika Serikat.
Penelitian ini menemukan sebanyak 80 persen ibu hamil mengalami penyakit Covid-19 dengan gejala ringan. Sekitar empat orang atau lima persen mengalami gejala yang lebih parah. Dan dua orang atau lima persen berada pada kondisi yang kritis.
"Dari 29 perempuan positif-gejala Covid-19-19, 86,2 persen stabil untuk pulang ke rumah, dengan tanda-tanda vital normal, tidak perlu oksigen tambahan, dan tidak ada indikasi klinis untuk pencitraan atau pengobatan," kata studi tersebut, dikutip dari CNN.
Temuan lainnya adalah ibu juga tidak menularkan infeksi virus kepada bayi mereka. Berdasarkan tes yang dilakukan setelah melahirkan, tidak ada bayi yang terinfeksi Covid-19.
Respons Covid-19 pada ibu hamil Ini sangat berbeda dengan efek SARS dan H1N1 pada ibu hamil. Ibu hamil lebih rentan terhadap kedua penyakit ini. SARS dan H1N1 memiliki komplikasi yang lebih serius dan memiliki risiko kematian yang lebih besar daripada populasi umum,.
Studi ini menyatakan perlu penelitian yang lebih besar untuk memahami risiko Covid-19 pada ibu hamil. (ptj/chs)
[Gambas:Video CNN]
Temuan yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics & Gynecology ini didapat setelah menganalisis 43 ibu hamil yang positif Covid-19 di New York, Amerika Serikat.
Penelitian ini menemukan sebanyak 80 persen ibu hamil mengalami penyakit Covid-19 dengan gejala ringan. Sekitar empat orang atau lima persen mengalami gejala yang lebih parah. Dan dua orang atau lima persen berada pada kondisi yang kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:4 Minuman Sehat untuk Ibu Hamil |
"Dari 29 perempuan positif-gejala Covid-19-19, 86,2 persen stabil untuk pulang ke rumah, dengan tanda-tanda vital normal, tidak perlu oksigen tambahan, dan tidak ada indikasi klinis untuk pencitraan atau pengobatan," kata studi tersebut, dikutip dari CNN.
Temuan lainnya adalah ibu juga tidak menularkan infeksi virus kepada bayi mereka. Berdasarkan tes yang dilakukan setelah melahirkan, tidak ada bayi yang terinfeksi Covid-19.
Lihat juga:7 Buah untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh |
Respons Covid-19 pada ibu hamil Ini sangat berbeda dengan efek SARS dan H1N1 pada ibu hamil. Ibu hamil lebih rentan terhadap kedua penyakit ini. SARS dan H1N1 memiliki komplikasi yang lebih serius dan memiliki risiko kematian yang lebih besar daripada populasi umum,.
Studi ini menyatakan perlu penelitian yang lebih besar untuk memahami risiko Covid-19 pada ibu hamil. (ptj/chs)
[Gambas:Video CNN]